Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Animasi 3D Bendungan Bener yang bakal menjadi bendungan tertinggi Indonesia dan kedua tertinggi di Asia Tenggara.

Animasi 3D Bendungan Bener yang bakal menjadi bendungan tertinggi Indonesia dan kedua tertinggi di Asia Tenggara.

Brantas Abipraya Garap Bendungan Tertinggi di Indonesia

Sabtu, 12 Juni 2021 | 14:07 WIB
Fajar Widhiyanto

Jakarta - Mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan konstruksi  andal dalam pembangunan bendungan di Indonesia, PT Brantas Abipraya (Persero) akan membuktikan keahliannya dengan membangun Bendungan Bener yang bakal menjadi bendungan tertinggi Indonesia dan kedua tertinggi di Asia Tenggara.

Berlokasi di Desa Guntur, Kecamatan Bener, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, bendungan ini adalah salah satu proyek strategis nasional (PSN) di antara deretan proyek unggulan yang sedang dikerjakan BUMN (Badan Usaha Milik Negara) konstruksi ini.

“Iya, nantinya bendungan ini akan menjadi yang tertinggi di Indonesia dengan ketinggian 159 meter, panjang timbunan 543 meter dan lebar bawah sekitar 290 meter. kami (Brantas Abipraya) fokuskan pada tahap pembuatan akses jalan, terowongan dan main dam,” ujar Catur Prabowo selaku Direktur Operasi 1 Brantas Abipraya seperti dilansir laman BUMN.go.id, Jumat (11/6).

Menjadi bagian dari PSN yang telah ditetapkan melalui Prepres No 56 Tahun 2018 tentang Percepatan Pelaksanaan Proyek Strategis Nasional, Bendungan Bener ini bakal dapat mengairi lahan pertanian seluas 15.069 Ha, mengurangi debit banjir sebesar 210 m3/detik. Fungsi lainnya adalah sebagai penyedia air baku untuk keperluan rumah tangga, kota dan industri sebesar 1.500 liter/detik ke 10 kecamatan di kabupaten Purworejo, tiga kecamatan di kabupaten Kebumen dan dua  kecamatan di kabupaten Kulon Progo. 

Tak hanya itu, Catur menambahkan bahwa bendungan ini juga akan difungsikan sebagai PLTA, pasalnya Bendungan Bener dapat menyuplai energi listrik sebesar 6 megawatt (MW). Terletak di Jawa Tengah, Bendungan Bener ini memiliki kapasitas tampungan air 100,94 juta meter kubik.  Lokasinya yang diapit dua bukit ini pun juga akan menambah deretan tempat pariwisata seperti wisata alam dan wisata air di areal bendungan, serta dapat mengembangkan sektor perikanan juga.

Tak hanya  mengerjakan bendungan di Purworejo, Brantas Abipraya saat ini juga sedang merampungkan beberapa bendungan lainnya seperti Bendungan Budong-Budong di Sulawesi Barat, Bendungan Sepaku Semoi di Kalimantan Timur, Bendungan Bintang Bano di Nusa Tenggara Barat, Bendungan Bagong di Trenggalek, Bendungan Jragung di Semarang, Bendugan Semantok di Jawa Timur, Bendungan Cipanas di Sumedang, Bendungan Ciawi di Bogor, Bendungan Keureuto di Aceh, Bendungan Bulango Ulu di Gorontalo, Bendungan Sidan di Bali dan Bendungan Beringin Sila di Sumbawa.                                                    

“Agar manfaat bendungan ini dapat segera dirasakan oleh masyarakat di Purworejo dan sekitar, Brantas Abipraya berkomitmen akan rampungkan proyek ini dengan tepat waktu, tepat mutu dan kualitas, kami optimistis Bendungan Bener dapat selesai tepat waktu sesuai target di akhir tahun 2023,” tutup Catur.

Editor : Fajar Widhi (fajar_widhi@investor.co.id)

Sumber : Majalah Investor

BAGIKAN