Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Beras Bulog. Foto  IST

Beras Bulog. Foto IST

PENERIMA BPNT IDEALNYA BELI BERAS BULOG

Bulog Siap Lanjutkan OP Beras Medium

Damiana Simanjuntak, Kamis, 27 Juni 2019 | 00:39 WIB

JAKARTA, investor.id – Perum Bulog siap menjalankan instruksi pemerintah untuk melanjutkan kegiatan operasi pasar (OP) guna menstabilkan harga beras medium di pasaran. OP kembali digelar mulai 24 Juni dan akan berlangsung hingga 31 Desember 2019 di seluruh wilayah Indonesia.

Saat ini, stok beras di gudang Bulog masih sekitar 2 juta ton, dengan stok sebesar itu Bulog memiliki keleluasaan untuk memenuhi target penyaluran beras melalui OP sebesar 1,40 juta ton sepanjang tahun ini.

Pada Senin (24/6), pemerintah melalui rapat koordinasi terbatas (rakortas) di Kantor Kemenko Perekonomian memutuskan untuk memperpanjang pelaksanaan program Ketersediaan Pasokan dan Stabilisasi Harga (KPSH)/OP yang dijalankan Bulog mulai 24 Juni hingga 31 Desember 2019.

Pemerintah menargetkan sebanyak 1,40 juta ton beras dapat digelontorkan melalui OP hingga akhir 2019. Perum Bulog sejak 1 Januari 2019 telah menjalankan kegiatan OP melalui program KPSH, hanya saja program itu telah berakhir pada 31 Mei 2019 dengan total realisasi penyaluran 227 ribu ton.

Sementara itu, upaya pemerintah dalam menstabilkan harga beras medium hendaknya tidak melulu menggunakan instrumen OP. Pemerintah disarankan mewajibkan keluarga penerima manfaat (KPM) Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) membeli beras Perum Bulog melalui geraigerai Rumah Pangan Kita (RPK) dan e-warong (elektronik warung gotong royong).

Langkah itu jauh lebih efektif dalam menjaga stabilitas harga beras di pasaran ketimbang menggelar kegiatan OP sepanjang tahun.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Bulog Tri Wahyudi Saleh mengungkapkan, pelaksanaan OP melalui KPSH sebelumnya ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag) hanya berlaku pada 1 Januari hingga 31 Mei 2019. Dengan realisasi OP pada periode Januari-Mei 2019 tersebut sebesar 227 ribu ton. Bulog juga menggelar OP sepanjang 2018 dengan realisasi 544 ribu ton.

"Sesuai hasil pembahasan kemarin, pelaksanaan stabilisasi harga beras melalui KPSH menggunakan cadangan beras pemerintah (CBP) diperpanjang mulai 24 Juni sampai 31 Desember 2019,” kata Tri, Selasa (25/6).

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN