Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Garuda Indonesia di Bandara Adisoetjipto Yogyakarta. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Garuda Indonesia di Bandara Adisoetjipto Yogyakarta. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

MENHUB:

Calon Dirut Garuda Harus Paham Manajerial dan Bisnis

Tri Murti, Senin, 13 Januari 2020 | 08:21 WIB

JEPARA, investor.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengungkapkan calon direktur utama Garuda Indonesia harus paham manajerial dan visi bisnis ke depan.

“Sebenarnya enggak sih ya (dari latar belakang penerbangan), justru manajerial karena Garuda ini kan enggak ada masalah berkaitan teknis dan pengelolaan dan lain-lain tapi mungkin akunting, bisnis yang mungkin dan jadi penting,” kata Budi Karya saat peninjauan di Bandara Dewadaru Karimunjawa, Jepara, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.

Ia menambahkan untuk persoalan teknis dan operasional, difokuskan ke direktur masingmasing di mana keduanya harus mengutamakan keselamatan.

“Bagi kami direksi ada beberapa, untuk kami yang concern itu di direktur operasi dan direktur teknik,” ujar dia.

Budi Karya Sumadi. Foto: IST
Budi Karya Sumadi. Foto: IST

“Jadi, satu mandatory safety (keselamatan) jadi dia akan berkaitan dengan safety, dan itu tidak bisa diganggu gugat,” tegasnya.

Budi mengaku hingga saat ini Garuda belum mengusulkan direksi yang baru. “Kami tunggu,” katanya.

Sementara itu, direksi Garuda akan ditetapkan dalam rapat umum pemegang saham (RUPS) maskapai pelat merah itu yang rencananya digelar bulan ini.

Sejumlah nama seperti Ignasius Jonan (mantan Menteri ESDM) dan Faik Fahmi (dirut PT Angkasa Pura I) disebut-sebut memiliki peluang untuk menempati pucuk pimpinan maskapai nasional itu. Sedangkan saat ini pimpinan puncak Garuda diisi oleh Direktur Keuangan Fuad Rizal yang berperan sebagai pelaksana tugas direktur utama setelah I Gusti Ngurah Danadiputra dicopot atas dugaan penyelundupan suku cadang Harley Davidson dan sepeda Brompton.

Sementara itu, di tengah berbagai masalah yang mendera, maskapai Garuda Indonesia masih bisa menorehkan prestasi, di antaranya berhasil memperoleh pengakuan internasional sebagai maskapai paling tepat waktu di dunia The Most Punctual Airline in the World pada ajang Punctuality League 2020. Pemeringkatan dilakukan oleh lembaga pemeringkat on time per formance/OTP independen asal Inggris, OAG Flightview yang menilai kinerja tingkat ketepatan waktu maskapai dunia.

Berdasarkan data yang dilansir oleh Punctuality League 2020, Garuda Indonesia berhasil mencatatkan capaian tingkat ketepatan waktu tertinggi sebesar 95,01% dari 57,5 juta flight record penerbangan dunia selama tahun 2019 sekaligus menjadi maskapai dengan tingkat ketepatan waktu terbaik di Asia Pasifik.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA