Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (Foto: Primus Dorimulu)

Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (Foto: Primus Dorimulu)

Capai 52,1%, Porsi Realisasi Investasi Luar Jawa Terus Meningkat

Senin, 26 April 2021 | 12:39 WIB
Herman ,Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) melaporkan, realisasi investasi selama kuartal I-2021 sebesar Rp 219,7 triliun, naik 4,3% dibandingkan periode sama tahun lalu (year on year/yoy). Dari realisasi itu, porsi investasi di luar Pulau Jawa mencapai Rp 114,4 triliun (52,1%), naik 11,7% (yoy). Sedangkan investasi di Pulau Jawa mencapai Rp 105,3 triliun (47,9%), turun 2,7% (yoy).

“Pertumbuhan ekonomi nasional kita itu penting, tetapi pertumbuhan tanpa kualitas juga akan menjadi masalah. Pertumbuhan realisasi investasi di luar Pulau Jawa ini mengindikasikan pemerataan pertumbuhan ekonomi di kawasan luar Pulau Jawa sudah mulai membaik,” kata Kepala BKPM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers realisasi investasi kuartal I-2021 secara virtual, Senin (26/4).

Menurut Bahlil, hal ini tidak terlepas dari pembangunan infrastruktur yang dilakukan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla sejak lima tahun lalu. ”Harus diakui, di negara mana pun pembangunan infrastruktur itu merupakan sebuah instrumen untuk menciptakan kawasan-kawasan pertumbuhan ekonomi baru yang diiringi dengan masuknya investasi,” ujar dia.

Untuk sektor investasi kuartal I-2021, yang terbesar adalah perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp 29,4 triliun. Selanjutnya adalah sektor industri logam dasar, barang logam, bukan mesin dan peralatannya Rp 27,9 triliun; sektor transportasi, gudang dan telekomunikasi Rp 25,6 triliun; sektor industri makanan Rp 21,7 triliun; dan sektor listrik, gas dan air Rp 20,2 triliun.

Bahlil menambahkan, selama kuartal I 2021, realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) sebesar Rp 108,0 triliun atau turun 4,2% dibandingkan periode sama di tahun sebelumnya, sementara realisasi penanaman modal asing (PMA) sebesar Rp 111,7 triliun atau naik 14,0%.

 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN