Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
industri farmasi

industri farmasi

CKD Pharma Resmikan Pabrik US$ 30 Juta 

Ridho Syukra, Kamis, 11 Juli 2019 | 22:44 WIB

JAKARTA, Investor.id  - Chong Kun Dang Pharmaceutical Corp (CKD Pharma), salah satu perusahaan farmasi terdepan di Korea Selatan (Korsel), meresmikan pabrik onkologi di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, senilai US$ 30 juta atau setara Rp 421,45 miliar. Pabrik ini akan memproduksi obat antikanker seperti oxaliplatin, gemcitabine, dan docetaxel.

"CKD Pharma menargetkan untuk menguasai 30% pangsa pasar obat antikanker di Indonesia dalam lima tahun ke depan dan menjadikan fasilitas di Indonesia sebagai basis produksi untuk pasar di Timur Tengah, Afrika Utara, dan Eropa, termasuk sepuluh negara Asean," kata Presiden Direktur CKD Pharma Baik In Hyun dalam keterangan resmi, Kamis (11/7).

Baik In Hyun mengatakan, fasilitas baru ini telah memenuhi pedoman EU-GMP (standarisasi Eropa) dan memiliki kapasitas produksi tahunan 1,6 juta vial. Fasilitas pabrik seluas 12.588 meter persegi ini menggunakan sistem produksi dan manajemen dari Chong Kun Dang, termasuk untuk obat anti-kanker utama seperti oxaliplatin, gemcitabine, dan docetaxel, yang akan diproduksi dan didistribusikan secara lokal.

Dalam pemasarannya di Indonesia, CKD Pharma menggandeng OTTO Pharmaceutical, anak usaha dari Mensa Group sebagai mitra lokal di Indonesia. OTTO Pharma merupakan perusahaan farmasi lokal dan salah satu yang terbesar di Indonesia.

"Dengan kesamaan visi dan komitmen dalam meningkatkan kualitas produk farmasi, CKD Pharma dan OTTO Pharma bersinergi melalui CKD OTTO Pharmaceutical (CKD OTTO Pharma) pada 2015. CKD OTTO Pharma fokus kepada produk obat onkologi berupa injeksi dalam bentuk cair dan bubuk," terang Baik In Hyun.

Dia melanjutkan, CKD OTTO Pharma telah mendapatkan sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada September 2018. Di tahun yang sama, CKD OTTO Pharma memperoleh sertifikat manufaktur untuk obat-obatan dari Kementerian Kesehatan RI.
 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA