Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menkeu Sri Mulyani

Menkeu Sri Mulyani

Defisit Turun, Penarikan Utang Ditargetkan Susut Rp 221 Triliun

Jumat, 12 Agustus 2022 | 10:55 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, Investor.id - Pemerintah menargetkan penerbitan utang baru pada 2022 akan turun sebanyak Rp 221 triliun dari semula Rp 1.416 triliun menjadi Rp 1.195 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, penurunan penarikan utang sejalan dengan target defisit APBN tahun ini yang diproykesi turun ke 3,92% Produk Domestik Bruto (PDB), dari rencana dalam Perpres perubahan APBN 2022 nomor 98/2022 sebesar 4,5% dari PDB atau senilai Rp 840,2 triliun.

Baca juga: Sehatkan APBN, Defisit Anggaran Terus Diturunkan

"Situasi pembiayaan APBN kita masih terjaga baik dan ini menunjukan perbaikan luar biasa, ini indikator kesehatan APBN mulai kita perbaiki," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN, Kamis (12/8).

Adapun realisasi pembiayaan utang sampai akhir Juli 2022 mencapai Rp 236,9 triliun atau 25,1 persen dari pagu. Nilai itu turun 49,5 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.

Realisasi tersebut berasal dari Surat Berharga Negara (Neto) sebesar Rp 223,9 triliun dan Pinjaman (Neto) sebesar Rp 13,0 triliun.

"Ini artinya APBN makin diupayakan pulih kesehatannya. Oleh karena itu, pembiayaan APBN tetap mengedepankan prinsip prudent, fleksibel, dan oportunistik," ucapnya

Editor : Parluhutan (parluhutan@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com