Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wisman Tiongkok. Foto ilustrasi: beritasatu.com

Wisman Tiongkok. Foto ilustrasi: beritasatu.com

Dibanding Bulan Sebelumnya, Kunjungan Wisman November 2020 Naik 13,9%

Senin, 4 Januari 2021 | 15:17 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Indonesia pada November 2020 mengalami penurunan tajam hingga 86,31% dibandingkan dengan November 2019. Namun, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Oktober 2020, kondisi ini meningkat sebesar 13,9%.

“Pada bulan November 2020 ini jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebesar 175,3 ribu kunjungan. Dari tahun 2019, ini masih minus 86,31% tetapi secara bulanan wisatawan mancanegara menunjukkan tren positif, cenderung meningkat,” ucap Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Setianto dalam konferensi pers secara virtual pada Senin (4/1).

Setianto mengatakan, jika dibandingkan dengan Oktober 2020 yang mencapai 153,9 ribu, jumlah kunjungan wisman pada November terjadi peningkatan 13,9% . Namun kalau dibandingkan dengan tahun 2019 yang saat itu belum terjadi pandemi Covid-19 maka terjadi penurunan drastis.

Jumlah kunjungan wisman sebagian besar masuk melalui darat dengan angka sebesar 88,6 ribu orang (50%), disusul kemudian dengan pintu masuk udara sebesar 43,3 ribu orang (25%) dan pintu masuk laut sebesar 43,3 ribu orang (25%).

Wisman yang masuk melalui pintu masuk darat paling banyak masuk melalui Entikong (Kalimantan Barat), diikuti Aruk (Kalimantan Barat), dan Atambua (Nusa Tenggara Timur). Bandara yang menjadi pintu masuk wisman terbanyak yaitu Soekarno-Hatta (36,6 ribu), Juanda (2,4 ribu) dan Sam Ratulangi (1,5 ribu).

“Secara bulanan, dari ketiga pintu masuk ada peningaktan positif tetapi secara tahunan masih menujukan penurunan,” ucap Setianto.

Dilihat dari pintu masuk laut, jumlah kunjungan wisman mengalami penurunan sebesar 87,9%, yaitu dari 358,26 ribu kunjungan pada November 2019 menjadi 43,34 ribu kunjungan pada November 2020. Namun jumlah kunjungan wisman pada November 2020 yang datang melalui pintu masuk laut justru meningkat sebesar 1,94% jika dibandingkan dengan Oktober 2020 di tiga pintu masuk utama yaitu Batam (Kepulauan Riau), Tanjung Benoa (Bali), dan Tanjung Uban (Kepulauan Riau).

Berdasarkan kewarganegaraan, wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari Timor Leste sebanyak 41,6%, Malaysia 23,7%, Tiongkok 3,7% dan lainnya dengan total 30,9%. Sementara itu, Tingkat Penghunian Kamar (TPK). Rata-rata lama menginap tamu asing dan Indonesia pada hotel klasifikasi bintang selama November 2020 tercatat sebesar 1,59 hari atau terjadi penurunan sebesar 0,19 poin jika dibandingkan dengan November 2019.

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN