Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petani memanen bayam di Bojong, Kemang, Kabupaten Bogor.  Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petani memanen bayam di Bojong, Kemang, Kabupaten Bogor. Foto ilustrasi: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Didominasi Usia Lanjut, Regenerasi Petani Harus Jadi Perhatian

Rabu, 17 Februari 2021 | 19:30 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id  –  Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto menilai perlu ada upaya serius untuk mendorong generasi muda agar mau bekerja ke sektor pertanian. Pasalnya saat ini tenaga kerja pertanian didominasi oleh orang-orang usia lanjut.

Berdasarkan kelompok umur, 17,29% atau 6,61 juta tenaga kerja pertanian berusia kurang dari 30 tahun, 29,15% atau 11,14 juta orang berusia 30-44 tahun, 32,39% atau 12,38 juta orang berusia antara 45-59 tahun, dan 21,7% atau 8,09 juta orang berusia di atas 60 tahun.

Sedangkan menurut pendidikan yang ditamatkan, 65,23% berpendidikan SD ke bawah.

“Ini perlu menjadi perhatian, di mana sektor pertanian didominasi oleh SDM yang berpendidikan rendah dengan usia yang sudah lanjut. Sehingga ke depan kita perlu mencari cara bagaimana generasi muda bisa masuk ke sektor pertanian,” kata Suhariyanto dalam webinar yang digelar Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Rabu (17/2/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi IV DPR-RI, Charles Meikyansyah juga menyoroti soal regenerasi petani. Bahkan dari riset yang dilakukan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tahun 2015 juga sudah menunjukkan kekhawatiran adanya krisis regenerasi di sektor pertanian.

Sehingga menurut Charles, perlu ada upaya untuk peningkatan kesejahteraan para petani agar profesi petani menjadi lebih menarik bagi generasi muda.

“Penting kita melakukan perubahan untuk meningkatkan sektor pertanian, dan salah satu tolak ukurnya adalah semakin meningkatnya kesejahteraan petani dan nilai tambah yang tercipta dari sektor pertanian,” kata Charles.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN