Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dari kiri Ketua Umum Persatuan Perusahaan Air Minum (Perpamsi) Rudie Kusmayadi dan Direktur Air Minum Yudha Mediawan di acara launching capaian Direktorat Air Minum.

Dari kiri Ketua Umum Persatuan Perusahaan Air Minum (Perpamsi) Rudie Kusmayadi dan Direktur Air Minum Yudha Mediawan di acara launching capaian Direktorat Air Minum.

Direktorat Air Minum Luncurkan 3 Buku Acuan Penyelenggaraan Air Minum

Kamis, 28 Januari 2021 | 21:07 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

BOGOR, investor.id - Dirketorat Jenderal (Ditjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Air Minum meluncurkan tiga buku yang menjadi landasan penyelenggaraan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Indonesia.

"Hari ini, kita meluncurkan tiga produk dari hasil capaian Direktorat Air Minum selama 2020," kata Direktur Air Minum Ditjen Cipta Karya Yudha Mediawan dalam sambutannya di acara launching capaian Direktorat Air Minum, Kamis (28/1).

Tiga buku tersebut terdiri dari Buku Putih Penyelenggaraan SPAM, Buku Kinerja BUMD Air Minum Tahun 2020, dan Buku “Bersama Membangun Air Minum Untuk Indonesia Hebat”.

Yudha membeberkan bahwa Buku Putih Penyelenggaraan SPAM merupakan buku yang berisi materi teknis, petunjuk teknis, dan prosedur bisnis proses operasi SPAM dari perencanaan sampai monitoring dan evaluasi.

Kini buku tersebut dapat diakses secara mudah melalui Aplikasi Norma Standar Prosedur Kriteria (NSPK) Bidang Air Minum yang sudah tersedia di Playstore. 

Sementara Buku Kinerja BUMD Air Minum Tahun 2020 merupakan buku penilaian kinerja tahunan BUMD Air Minum di seluruh Indonesia sebagai bahan informasi bagi para pemangku kepentingan guna merumuskan kebijakan dan strategi peningkatan pelayanan air minum.

Bukan hanya itu, buku tersebut juga berisi informasi bagi lembaga atau donor yang ambil bagian dalam mendukung peningkatan kinerja penyelenggaraan air minum di Indonesia. Adapun buku terakhir merupakan refleksi dari kondisi air minum di lapangan.

Sehingga lanjut Yudha, ketiga buku tersebut bakal menjadi acuan bagi seluruh stakeholder. "Jadi, kalau ingin menyehatkan PDAM acuannya ke sini (tiga buku). Bicara peningkatan dan pelayanan acuannya juga di buku itu agar kita berangkat dari persepsi yang sama," ujarnya.

Berdasarkan baseline data tahun 2020, Yudha melaporkan bahwa kinerja BUMD Air Minum dari 387 BUMD Air Minum yang dinilai, terdapat 239 atau 62% BUMD Air Minum berkinerja sehat. Sedangkan 148 atau 38% BUMD Air Minum berkinerja Kurang Sehat dan Sakit.

Sejauh ini, Direktorat Air Minum telah berupaya melakukan terobosan dan inovasi dalam penyediaan air minum dari hulu ke hilir di antaranya membangun PAM Regional, SPAM di Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN), dan SPAM di Kawasan Perbatasan.

Termasuk membangun SPAM di Kawasan Rawan Air; memfasilitasi penyediaan sambungan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) melalui program Hibah Air Minum; Pembinaan kepada para Penyelenggara SPAM  baik BUMD Air Minum, UPTD, UPTD-BLUD, dan kelompok masyarakat melalui program Pamsimas, serta  Pembinaan sumber daya manusia di bidang air minum sebagai wujud menciptakan SDM Air Minum Indonesia yang kompeten.

Upaya-upaya tersebut, tutur Yudha terangkum dalam Buku “Bersama Membangun Air Minum untuk Indonesia Hebat”. Selain sebagai bentuk akuntabilitas Direktorat Air Minum, buku ini juga diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi masyarakat tentang penyediaan SPAM di Indonesia pada umumnya dan para pelaku dan praktisi air minum di Indonesia.

"Jadi lewat tiga buku ini, orang-orang awam akan paham dan orang yang paham jadi lebih mengerti. Sehingga yang mengacu pada buku ini akan lebih advance pemahamannya," tutup Yudha.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN