Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu armada pesawat Citilink. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Salah satu armada pesawat Citilink. Foto: Investor Daily/Gora Kunjana

Diskon Tarif LCC Memecah Kepadatan Jam Sibuk

Thresa Sandra Desfika, Sabtu, 13 Juli 2019 | 01:00 WIB

JAKARTA, Investor,id - Pemerintah menyatakan kebijakan potongan tarif pesawat sebesar 50% di hari dan jam tertentu untuk penerbangan domestik low cost carrier (LCC) adalah salah satu upaya untuk memecah kepadatan di waktu sibuk (peak season). Dengan demikian, pelayanan maskapai dan operator bandara kepada para penumpang dapat selalu terjaga kualitasnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Djoko Sasono menjelaskan, guna mencari solusi jaringan yang padat di waktu sibuk, maka pemerintah mencari alternatif untuk memecah kepadatan itu melalui kerja sama dengan maskapai untuk menawarkan potongan harga 50% di hari Selasa, Kamis, dan Sabtu setiap pukul 10.00-14.00.

“Jadi, ini seperti diratakan waktunya, yang padat dikurangi yang sepi ditambah. Kalau tidak diratakan, semua berisiko. Saat penumpukan orang sulit dapat pelayanan sempurna,” kata Djoko di Kantor Kemenhub, Jakarta pada Jumat (12/7).

Setiap Selasa, Kamis, Sabtu, lanjut dia, Citilink Indonesia dan Lion Air menyediakan total sekitar 11.000 kursi yang dijual dengan diskon mencapai 50% dari tarif batas atas (TBA) LCC. Djoko mengharapkan, masyarakat mengoptimalkan kapasitas yang disediakan tersebut.

“Ada 11.000 seats di tiga hari disebar setiap minggu di jam yang relatif pendek. Saya rasa itu sangat produktif. Diharapkan bisa termanfaatkan 80% setiap bulannya,” papar Djoko.

Djoko menyebutkan, kebijakan hasil kerja sama antara pemerintah, BUMN, dan swasta ini akan terus diawasi setiap hari pelaksanaannya untuk kemudian dilakukan evaluasi.

“Biasanya evaluasi monitoring harian. Kami minta juga travel agent untuk memberikan informasi kepada masyarakat untuk mengarahkan ke jam penerbangan yang promo tersebut,” terang Djoko.

Sementara itu, Citilink Indonesia memastikan pengimplementasian kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah terkait penyesuaian harga tiket pesawat LCC sebesar 50% dari TBA LCC yang diberlakukan mulai 11 Juli 2019.

Direktur Utama Citilink Indonesia Juliandra Nurtjahjo mengatakan, Citilink Indonesia memastikan implementasi kebijakan tersebut berjalan dengan lancar.

"Penyesuaian harga tiket ini sejalan dengan komitmen Citilink Indonesia dalam menyediakan penerbangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat," ujar dia.

Penurunan harga tiket pesawat sebesar 50% dari TBA, lanjut Juliandra, diberlakukan untuk rute-rute tertentu dengan jadwal penerbangan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu pukul 10.00 – 14.00 waktu setempat. Dia menuturkan, Citilink Indonesia mengalokasikan 3.348 kursi dengan 62 penerbangan yang akan mengalami penyesuaian harga.

Adapun rute-rute yang mengalami penyesuaian harga tiket di antaranya adalah rute Jakarta-Medan pp, Jakarta-Yogyakarta pp, Makassar-Surabaya pp, Jakarta-Denpasar pp, Balikpapan-Denpasar pp, Surabaya-Banjarmasin pp, Jakarta-Solo pp, Jakarta-Malang pp, Batam-Pekanbaru pp, Jakarta-Pangkal Pinang pp, Jakarta-Bengkulu, Kertajati-Pekanbaru, Medan-Yogyakarta, dan berbagai rute lainnya.

Juliandra menambahkan, sejalan dengan kebijakan pemerintah, pihaknya akan terus melakukan evaluasi atas harga tiket pesawat dan berkolaborasi dengan stakeholders terkait untuk bersama-sama mencari solusi terbaik dalam rangka penyediaan penerbangan yang terjangkau bagi masyarakat. “Walaupun ada penyesuaian harga tiket, kami tetap berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik sebagai premium LCC kepada seluruh pelanggan," tutup Juliandra.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA