Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Bank Indonesia. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal

Bank Indonesia. Foto: BeritaSatu Photo/M Defrizal

DPR Mulai Fit and Proper Test 3 Calon Deputi Gubernur BI

Selasa, 7 Juli 2020 | 11:43 WIB
Nasori

JAKARTA, investor.id – Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI mulai melakukan rangkaian uji kepatutan dan kelayakan (fit and proper test) kepada tiga calon deputi gubernur Bank Indonesia (BI) hari ini Selasa (7/7/2020) dan dilanjutkan besok (8/7/2020) di Gedung DPR, Jakarta. Mereka adalah Juda Agung, Aida S Budiman, dan Doni P Joewono .

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko mengatakan, ketiga nama calon deputi gubernur Bank Indonesia tersebut diajukan Presiden Joko Widodo kepada DPR RI sebagai calon pengganti Erwin Rijanto yang telah berakhir masa jabatannya pada Juni 2020.

Saat ini, Juda Agung menjabat sebagai asisten gubernur, kepala Departemen Kebijakan Makrorudensial; Aida S Budiman menjabat sebagai asisten gubernur, kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter; dan Doni P Joewono menjabat sebagai Direktur Eksekutif, Kepala Departemen Sumber Daya Manusia.

Saat berita ini ditulis, proses fit and proper test terhadap Juda Agung tengah berlangsung di Komisi XI DPR dan memasuki sesi tanya jawab. Sebelumnya, dimulai pada pukul 10.00 WIB, selama sekitar 27 menit Juda menyampaikan paparan visi dan misinya bila terpilih menjadi deputi Gubernur BI.

Sementara Aida dijadwalkan akan menjalani fit and proper test di tempat yang sama nanti pukul 14.00 WIB, sedangkan Doni pada pukul 10.00 WIB besok hari, Rabu (8/7/2020).

Berikut profil ketiga calon deputi gubernur BI tersebut:

 

Juda Agung, Ir, MSOSC, PhD

Juda Agung lahir di Pontianak, pada 1964. Pendidikan Teknologi Industri Pertanian ditempuhnya pada tahun 1981 di Institut Pertanian Bogor. Melanjutkan pendidikannya, Juda meraih Gelar PhD in Economics, University of Birmingham pada 1999 setelah meraih gelar Master in Money Banking and Finance di universitas yang sama 1993-1995.

Memulai kariernya di Bank Indonesia pada 1991 sebagai staf urusan ekonomi dan statistik dan selanjutnya sebagai peneliti ekonomi yunior di Bagian Studi Ekonomi Makro, Struktur dan Pengembangan Pasar Keuangan, Juda memiliki banyak pengalaman di bidang riset ekonomi dan kebijakan moneter. Pada tahun 2017, Juda pernah menjabat kepala kantor perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, kemudian sebagai executive director SEAVG-IMF di Washington sebelum menjabat sebagai asisten gubernur, kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial.

Sejalan dengan bidang yang digeluti, Juda telah menulis dan mempublikasikan beberapa hasil penelitian, antara lain di bidang moneter dan sistem keuangan. Di samping itu, Juda pernah mendapatkan penghargaan HW Arndt untuk artikel terbaik dalam Buletin of Indonesian Economic ISEI Award.

 

Aida S Budiman, Ir, MA, PhD

Aida S Budiman lahir di Bogor pada 1965. Setelah menempuh pendidikan Sosial Ekonomi Pertanian Agribisnis di Institut Pertanian Bogor pada 1983, Aida melanjutkan pendidikan di University of Southern California pada 1994 hingga meraih gelar MA in Economics, dan menambah gelar PhD pada 2001 setelah menjalani pendidikan di Claremont Graduate University, USA.

Mengawali karier pada 1991 sebagai staf analis inflasi dan proyeksi perekonomian Indonesia, Aida memiliki banyak pengalaman di bidang perumusan kebijakan moneter, internasional, dan baurannya dengan kebijakan reformasi struktural. Aida pernah menjabat sebagai wakil direktur eksekutif International Monetary Fund, South East Asia Voting Group office, mewakili 13 negara yang tergabung dalam SEAVG office terutama untuk isu capital flows management dan impilikasinya bagi negara berkembang. Saat ini Aida menjabat sebagai asisten gubernur, kepala Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, setelah sebelumnya menjabat kepala Departemen Internasional.

Sejak berkarier di Bank Indonesia, Aida telah memiliki pengalaman baik di kancah internasional maupun nasional. Pada tahun 2010-2012, Aida bertindak sebagai perwakilan dari 13 negara yang bergabung dalam kantor SEAVG guna menyuarakan aspirasi dan kepentingan di IMF. Aida juga berpengalaman mewakili BI dalam working group untuk perumusan kebijakan internasional baik bilateral, regional, maupun multilateral. Di kancah nasional, Aida memiliki pengalaman dalam penyusunan strategi nasional pengembangan sektor industri dan pariwisata, pengembangan ISEF, financial saftey net dan penggunaan mata uang regional, serta strategi peningkatan rating Indonesia.

 

Doni Primanto Joewono, SE, MSi

Doni Primanto Joewono lahir pada 1965 di Surabaya. Menempuh pendidikan Ekonomi dan Studi Pembangunan Universitas Sebelas Maret (UNS) pada 1988, Doni melanjutkan pendidikan pascasarjana di Universitas Indonesia jurusan Administrasi pada tahun 2004.

Doni memulai karirnya di Bank Indonesia sebagai analis di Departemen Pengelolaan Moneter pada 1991 dan melanjutkan karir di bidang statistik. Pada tahun 2005-2008 Doni diberikan kesempatan untuk menjadi ppeneliti ekonomi senior di Kantor Perwakilan BI London, dan kembali bertugas di Jakarta di Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter.

Doni pada awal karirnya banyak terlibat dalam membangun sistem pengelolaan moneter, seperti mempersiapkan terbitnya obligasi pemerintah, membangun sistem pelaporan lalu lintas devisa (LLD), dan mengkoordinasikan penyelenggaraan Rakornas TPID. Dalam karirnya di daerah bersama kepala daerah mendapat penghargaan sebagai TPID terbaik di Solo 2012 dan DKI Jakarta 2017. Saat ini Doni menjabat sebagai direktur eksekutif, kepala Departemen Sumber Daya Manusia, setelah sebelumnya dipercaya oleh Gubernur Bank Indonesia tiga kali memimpin Kantor Perwakilan Bank Indonesia di Solo, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Doni memiliki pengalaman pada bidang ekonomi dan keuangan regional, sistem keuangan, manajemen intern, sektor riil dan UMKM, serta strategi organisasi dan manajemen Sumber Daya Manusia. Doni juga telah mengikuti Program Pendidikan LEMHANAS pada 2018.

 

 

Editor : Nasori (nasori@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN