Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pesawat terbaru Garuda Airbus 330-900 Neo

Pesawat terbaru Garuda Airbus 330-900 Neo

Dua Kubu Serikat Pekerja Garuda Ikagi Datangi Kantor BUMN

Senin, 9 Desember 2019 | 23:08 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Serikat Pekerja Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (Ikagi) mendatangi Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12), guna menjalin komunikasi dengan pihak Kementerian.  

Adapun saat ini serikat pekerja awak kabin terbagi menjadi dua kubu, yakni  Ikatan Awak Kabin Indonesia (Ikagi) versi pimpinan Zaenal Muttaqin dan Ikagi versi pimpinan Achmad Haeruman.

Sekretaris Jenderal Ikagi Jacqueline Tuwanakotta  yang berada dalam kubu Zaenal Muttaqin mengatakan bahwa karyawan Garuda Indonesia merasa senang dengan pemberhentian Direktur Utama Garuda Indonesia Ari Askhara pascakasus penyelundupan motor Harley Davidson bekas dan dua sepeda Brompton dalam pesawat baru Airbus A330-900.

"Saat ini karyawan sudah merasa senang ketika Ari Askhara diturunkan, dicopot, banyak karyawan yang bersyukur, bahagia karena selama beliau memimpin banyak sekali kerusakan di Garuda Indonesia," tutur dia saat ditemui di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12). 

Dia mengatakan bahwa selama kepemimpinan Ari, banyak kebijakan yang dinilai merugikan. Misalnya saja mengenai jam kerja yang dirasa melewati batas, dan jika melakukan kesalahan maka langsung dipindahkan ke Papua yang kemudian kesalahan yang harusnya masuk dalam pembinaan.

"Contoh, schedule Sydney-Jakarta-Sydney harusnya 3 hari, tetapi menjadi PP. Ini dampaknya tidak bagus untuk awak kabin, sudah ada 8 orang yang diopname," katanya.

Di tengah kasus penyelundupan, ia mengatakan operasional penerbangan Garuda Indonesia tidak ada gangguan,  sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk menggunakan jasa maskapai milik negara tersebut.

Padahal saat awal menjabat Ari berjanji menjalin komunikasi dengan awak kabin dan seluruh karyawan Garuda Indonesia, akan tetapi dalam beberapa bulan mulai menjabat, justru banyak kebijakan yang merugikan.

Sementara itu, Anggota Sekretariat Bersama (Sekber) Garuda Indonesia yang juga anggota Ikagi kubu Achmad Haeruman yaitu Tomy Tampati mengatakan bahwa  kondisi Garuda Indonesia di bawah kepemimpinan Ari Ashkara justru mengalami perbaikan. 

Kemudian ia mengatakan bahwa tidak ada pemerasan terhadap waktu kerja awak kabin. Akan tetapi perushaaan justru mendapatkan garansi terbang 60 jam per minggu meski waktu terbangnya tak mencapai target mininal, sehingga jam kerja karyawan akan selalu terpenuhi.

"Saya sampaikan terkesan kayanya awak kabin diperas, diperlakukan enggak adil. Sekarang ini awak kabin sejak Ari Ashkara dikasih guarantee jam terbang 60 jam kalau enggak sampai tetap dibayar. Karena ada operasional terganggu beberapa kita setop. Kita bingung kayaknya mereka tidak disejahterakan. Ini yang kita luruskan," ucapnya di lokasi yang sama.

Di samping itu, ia mengatakan bahwa pada zaman Ari harga per lembar sahan Garuda menjadi Rp 600 dari Rp 200, hal ini menunjukkan bahwa adanya kepercayaan dari investor tinggi.

Di sisi lain juga terjadi peningkatan nilai saham, kondisi Garuda Indonesia membaik dalam setahun terakhir. Iklim kerja yang membaik diikuti dengan pembenahan manajemen.

Meski begitu, ia mengatakan menghormati keputusan Menteri BUMN Erick Thohir yang telah memberhentikan Ari Askhara, disebabkan adanya permasalahan sisi kepabeanan.

"Bahwa dia tersangkut masalah Kepabeanan iya. Kami tidak mau menutupi dan membela. Silakan Pak Menteri yang putuskan," tuturnya.

Barang bukti kasus penyelundupan Harley-Davidson di pesawat Garuda yang disampaikan dalam konpers Menkeu Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi. Foto: Humas Kementerian Keuangan
Barang bukti kasus penyelundupan Harley-Davidson di pesawat Garuda yang disampaikan dalam konpers Menkeu Sri Mulyani, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi. Foto: Humas Kementerian Keuangan

Diketahui, kasus penyelundupan Harley Davidson dan sepeda Brompton melalui pesawat anyar Garuda Indonesia jenis Airbus 330-900 neo yang terbang dari pabrikan di Prancis, menyebabkan Menteri BUMN Erick Thohir memberhentikan Ari Askhara dari jabatan direktur utama. Fuad Rizal kemudian ditunjuk sebagai pelaksana tugas, di samping melaksanakan tugasnya sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko.

Selain Ari, direktur lain yang terindikasi terlibat dalam penyelundupan tersebut juga akan diberhentikan sementara hingga rapat umum luar biasa (RUPSLB) digelar. Rencananya, RUPSLB bakal digelar 45 hari yang terhitung sejak Senin (9/12).

Berdasarkan daftar manifest pesawat Garuda, keempat direksi  yang ikut penerbangan maskapai tujuan Prancis adalah Direktur Utama I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, Direktur Kargo dan Pengembangan Usaha Mohammad Iqbal, Direktur Human Capital Heri Akhyar, dan Direktur Teknik dan Layanan Iwan Joeniarto.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN