Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Edhy Prabowo. Foto: IST

Edhy Prabowo. Foto: IST

Edhy Prabowo Siap Diaudit Terkait Proses Seleksi Penerima Izin Ekspor Lobster

Rabu, 8 Juli 2020 | 11:14 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Menteri Kelautan dan Perikanan (KP) Edhy Prabowo mengaku siap diaudit atas keputusannya mengeluarkan izin ekspor benih lobster termasuk audit proses seleksi perusahaan penerima izin ekspor.

Terkait isu yang beredar yang menyebutkan bahwa ada orang dekatnya yang menerima izin, Edhy mengaku tidak mengetahui dan isu tersebut tidak benar.

Ia menjelaskan perusahaan eksportir benih lobster ditangani oleh tim yang terdiri dari semua eselon I KKP termasuk pihak inspektorat yang tugasnya mengawasi dan ia memastikan tidak mencampuri apalagi mengintervensi proses pemberian izin bagi pendaftar eksportir benih lobster.

Ia mengajak masyarakat untuk menitikberatkan pengawasan pada proses pemberian izin bukan mengurusi perusahaan siapa yang mendapatkan izin,karena perusahaan/koperasi manapun boleh mengajukan eksportir benih lobster.

“Ada dua dan tiga nama yang dikaitkan dengan saya dan langsung dinilai macam macam, yang jelas keluarga saya, lingkungan kerabat tidak dilibatkan” ujar dia di Jakarta, belum lama ini.

Benih Lobster. Foto: dok. KKP
Benih Lobster. Foto: dok. KKP

Ia mengatakan meskipun menuai banyak cibiran atas keputusannya mengizinkan pengambilan dan ekspor benih lobster, keputusan yang diambil sudah berdasarkan kajian ilmiah dan mengikuti semua prosedur, alsan utamanya mengeluarkan izin tersebut ingin menghidupkan kembali puluhan ribu nelayan penangkap benih yang kehilangan pekerjaan dan mendorong majunya budidaya lobster nasional.

“ Saya tidak peduli di-bully, yang penting berbuat baik untuk masyarakat dan kesejahteraan pembudidaya,” ujar dia.

Pengambilan benih lobster dari alam dan izin ekspor diatur dalam Permen KP Nomor 12 Tahun 2020 yang terbit awal Mei 2020, aturan ini mewajibkan eksportir melakukan budidaya lobster dan melepasliarkan dua persen hasil panen ke alam.
Benih yang dibudidaya harus dibeli dari nelayan dengan harga minimal Rp 5.000 per ekor.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN