Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc/aa)

Menteri Keuangan Sri Mulyani. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc/aa)

Ekonomi Sepekan, APBN Surplus hingga Bunga Acuan Tetap

Minggu, 29 Mei 2022 | 09:52 WIB
Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Terdapat sejumlah berita penting dan menarik sepanjang sepekan kemarin di bidang ekonomi yang informasinya masih layak untuk disimak dalam rangkuman pemberitaan sepekan seperti APBN surplus Rp 103,1 triliun, BI pertahankan suku bunga acuan, kredit perbankan tumbuh 9,1%, dan vaksin penyakit mulut kuku yang mulai diproduksi.

APBN Surplus

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) April 2022 kembali mengalami surplus sebesar Rp 103,1 triliun atau 0,58% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). “APBN kita dalam posisi surplus Rp 103,1 triliun bandingkan tahun lalu yang defisit Rp 138,2 triliun. Ini baliknya sangat cepat sekali atau 174,7%,” kata Menkeu Sri Mulyani.

Baca juga: To The Moon! Saham-saham Ini Meroket dalam Sepekan

Suku Bunga Acuan

Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga acuan atau BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRR) di level 3,5% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 23-24 Mei 2022. Bank sentral juga tetap mempertahankan suku bunga lainnya, yakni deposit facility di level 2,75% dan suku bunga lending facility di level 4,25%.

Kredit Perbankan Tumbuh

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit perbankan nasional bertumbuh hingga 9,10% secara tahunan (year on year/yoy) pada April 2022 dipicu penyaluran intermediasi ke sektor pertambangan dan manufaktur. “Data OJK per April menunjukkan kredit perbankan tumbuh sebesar 9,10% (yoy) atau 3,69% (year to date/ytd) meningkat signifikan dari bulan Maret yang tumbuh 6,67% (yoy),” kata Deputi Komisioner Humas dan Logistik OJK Anto Prabowo.

Baca juga: Hanya Ada 2 Indeks Saham yang Positif di Asia Pasifik, IHSG Juaranya!

Vaksin PMK

Pusat Veteriner Farma (Pusvetma) Kementerian Pertanian mulai memproduksi vaksin penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak guna menanggulangi wabah penyakit tersebut di Indonesia. "Saya tadi menyaksikan sendiri saat ini proses pengembangan produksi vaksin PMK sedang berlangsung sejak Bapak Menteri menginstrusikan Pusvetma memproduksi kembali vaksin PMK," kata Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : ANTARA

BAGIKAN