Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Erick Thohir: Calon Dirut Bank Mandiri dari Internal

Triyan Pangastuti, Rabu, 30 Oktober 2019 | 23:11 WIB

JAKARTA, investor.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku sudah mengantongi nama calon direktur utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, posisi yang ditinggalkan Kartika Wirjoatmodjo karena ditunjuk sebagai wakil menteri BUMN. Nama tersebut akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) perseroan pada Desember 2019.

Kendati masih enggan mengungkapkan nama pasti calon orang nomor satu di bank hasil merger empat bank BUMN tersebut, Erick memastikan sosok itu berasal dari internal Bank Mandiri. "Oh..., kalau (calon direktur utama) Bank Mandiri sudah, cuma kalau Inalum belum. (Bank Mandiri) yang pasti bekas lulusan atau masih orang Bank Mandiri," ujar Erick saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (30/10).

Ia juga menyebutkan akan mengkaji posisi direktur utama seluruh BUMN dan meminta mereka untuk menyiapkan rencana kerja kurun waktu lima tahun ke depan. "Pasti (ada evaluasi menyeluruh). Saya sudah minta semua direksi BUMN membuat rencana kerja lima tahun yang akan kami review secara profesional. Di situ kami lihat juga strategi dan bisnis modelnya," papas dia.

Erick mengatakan, jika dalam pelaksnaaan evaluasi terhadap perushaaan BUMN masih menunjukkan kinerja yang bagus, maka ia tidak akan mengubahnya. “Jika sudah bagus ya kenapa harus diubah. Tetapi 'kan ini bagian dari (sikap) profesional. Hasil evaluasi (tentu) belum. Ini 'kan baru lima hari," ucap dia.

Sebelumnya, Corporate Secretary Bank Mandiri Rohan Hafas mengatakan, paling lama kekosongan jabatan direksi hingga 90 hari. Dia pun memastikan, pada Januari 2019 bank pelat merah itu sudah memiliki bos baru.

"Sesuai dengan ketentuan AD perusahaan, paling lambat 90 hari sejak pengangkatan Pak Tiko (sapaan akrab Kartika Wirjoatmodjo). Saya dengarnya sebelum Desember. Pak menteri (BUMN) katakan Desember sudah ada. Terakhir 23 Januari 2020 karena maksimal 90 hari per kosongnya hari Jumat kemarin,” ujar Rohan.

Rohan mengatakan, operasional Bank Mandiri pascapenunjukkan Tiko sebagai wakil menteri BUMN tetap berjalan normal. Pasalnya, organisasi Bank Mandiri telah terbangun dengan baik sehingga mampu menyesuaikan setiap kondisi, perubahan, maupun perkembangan yang terjadi.

Sekarang, untuk sementara kepemimpinan Bank Mandiri dipegang oleh Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Sulaiman Arif Arianto. Rohan menuturkan, Sulaiman mengemban tugas tersebut hingga tiga bulan ke depan sesuai dengan aturan anggaran dasar atau anggaran dasar rumah tangga (AD/ART).

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA