Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pesawat Garuda Indonesia di bandara international I gusti Ngurah Rai, di Bali, Jumat (25/10/2019).

Pesawat Garuda Indonesia di bandara international I gusti Ngurah Rai, di Bali, Jumat (25/10/2019).

KASUS PENYELUNDUPAN HARLEY

Erick Thohir Copot Semua Direktur Garuda yang Terlibat Penyelundupan Harley

Trian pangastuti/Nasori, Sabtu, 7 Desember 2019 | 15:01 WIB

JAKARTA, investor.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir akhirnya resmi memberhentikan sementara seluruh jajaran direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang terlibat dalam kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda Brompton di pesawat Airbus A330-900 Neo. Sehari sebelumnya, pencopotan baru dilakukan terhadap I Gusti Ngurah Askhara sebagai direktur utama.

Keputusan pemberhentian sementara itu disampaikan oleh Komisaris Utama (Komut) Garuda Indonesia Sahala Lumban Gaol berdasarkan keputusan hasil rapat antara Menteri BUMN dan Dewan Komisaris Garuda Indonesia pada Sabtu (7/12) pagi. Sahala mengatakan rapat tersebut menyepakati beberapa hal yang di antara terkait dengan pemberhentian itu.

"Pertama akan memberhentikan sementara waktu semua anggota direksi yang terindikasi terlibat secara langsung maupun tidak langsung dalam kasus dugaan penyelundupan Harley dan Brompton dalam penerbangan seri flight GA 9721 tipe Airbus A330-900 Neo yang datang dari pabrik Airbus di Prancis pada 17 November 2019 di Soekarno Hatta, Cengkareng sesuai dengan ketentuan yang berlaku," kata Sahala di Kementerian BUMN, Jakarta , Sabtu (7/12).

Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Bidang Komunikasi Publik Arya Sinulingga mengungkapkan, ada empat direktur Garuda Indonesia yang ikut di dalam pesawat yang juga membawa Harley Davidson dan sepeda Brompton secara menyalahi ketentuan. Namun, keempat orang itu tidak mengantongi izin dinas dari Kementerian BUMN.

Sementara itu, berdasarkan manifes yang beredar luas, keempat anggota direksi tersebut adalah IGusti Ngurah Askhara (direktur utama), Iwan Joeniarto (direktur teknik dan layanan), Mohammad Iqbal (direktur kargo dan pengembangan usaha), dan Heri Akhyar (direktur human capital).

Menurut Sahala, pemberhentian sementara itu akan berlaku hingga rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan dilaksanakan dalam 45 hari ke depan terhitung dari Senin, 9 Desember 2019 mendatang. "Ada dua cara pemberhentian direksi berdasarkan ketentuan perusahaan Tbk, yaitu sementara oleh dewan komisaris, dan permanen dalam RUPSLB," terang dia.

Menurut Sahala, Keputusan tersebut telah ditandatangani oleh Erick dan juga dewan komisaris yang hadir di antaranya Sahala Lumban Gaol (komisaris utama), Chairal Tanjung (komisaris), Insmerda Lebang (komisaris independen), Herbert Timbo P Siahaan (komisaris independen), dan Eddy Purwanto Poo (komisaris independen).

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA