Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Erick Thohir.

Menteri BUMN Erick Thohir.

Erick Thohir: CSR BUMN akan Difokuskan untuk Pendidikan dan Lingkungan

Triyan Pangastuti, Sabtu, 14 Desember 2019 | 13:38 WIB

JAKARTA, investor.id - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ingin memfokuskan alokasi program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) perusahaan plat merah untuk bidang pendidikan dan lingkungan hidup.

"Kalau lihat (CSR) pendidikan baru 22%. Apalagi, untuk lingkungan hidup baru 1%," kata Erick saat acara Milenial Fest 2019 di Balai Sarbini, Jakarta, Sabtu (14/12).

Padahal, kata dia, sekarang sudah eranya green energy dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga segera meluncurkan biodiesel 30% (B30) yang lebih ramah lingkungan.

Artinya, ia melanjutkan, BUMN harus satu visi dengan pemerintah, salah satunya melalui alokasi CSR yang lebih difokuskan untuk pendidikan dan lingkungan hidup.

Erick belum memastikan perubahan besaran alokasi CSR untuk pendidikan dan lingkungan hidup, tetapi yang jelas akan diperbesar persentasenya.

"Pendidikan dan lingkungan lebih dibesarkan. Sekarang 'kan 22% untuk pendidikan. Kalau bisa 30%, lalu green dari 1 menjadi 5%, dalam lima tahun ke depan 'kan bagus," kata dia.

Erick tidak menyalahkan alokasi CSR yang sudah berjalan selama ini di kalangan BUMN karena setiap jangka waktu tertentu pasti memiliki paradigma.

"Tinggal kita perlu refocus aja. Bukan berarti salah-benar, ini cuma refocus, karena setiap 10 tahun terjadi perubahan paradigma baru," kata Erick.

Ia mencontohkan perkembangan zaman yang menjadikan perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi (IT) saat ini lebih besar ketimbang perusahaan-perusahaan lainnya.

"Boleh dong menteri yang baru pengen shift lebih pada pendidikan, supaya generasi muda Indonesia punya kemampuan lebih baik. Alhamdulillah di sini lulus kuliah semua. Tetapi, di luar sana banyak yang kurang," kata Erick.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA