Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Menteri BUMN Erick Thohir. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Erick Thohir: Juni, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Rampung

Nida Sahara, Rabu, 26 Februari 2020 | 17:20 WIB

JAKARTA, Investor - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) meminta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) bersinergi dengan PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM. Sinergi ditargetkan rampung pada Juni 2020.

Menurut Menteri BUMN Erick Thohir, sinergi dilakukan karena ketiga perusahaan pelat merah itu memiliki fokus bisnis yang sama, yakni di segmen usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Seperti BRI di mikro ritel, tidak mungkin KUR (kredit usaha rakyat), dibebankan ke Bank Mandiri dan BNI. Footprint mereka tidak kuat. BRI sudah capai jangkauan luar biasa,” ujar Erick di Jakarta, Rabu (26/2).

Erick Thohir menambahkan, pihaknya sudah menggelar rapat dengan manajemen BRI. “Saya ingin memastikan Juni ini ada sinergi yang luar biasa antara BRI, Pegadaian, dan PNM," tegas dia.

BRI, kata Menteri BUMN, diposisikan sebagai perusahaan BUMN dengan nilai strategis yang tinggi. Tidak hanya memiliki nilai bisnis besar, bank itu juga mengemban penugasan dari pemerintah dalam menyalurkan KUR dengan nilai terbesar.

Erick Thohir menegaskan, sinergi tersebut akan meningkatkan kembali nilai perusahaan dan menjadikan target pasarnya lebih jelas.

"Jadi, tidak ada lagi overlapping kebijakan di situ, target market-nya pun jelas. Kalau ini terjadi, BRI akan menjadi bank luar biasa. Cepet-cepet beli sahamnya, deh," tutur dia.

Alternatif Disiapkan

Sementara itu, Direktur Utama BRI Sunarso mengungkapkan, pihaknya sudah melakukan rapat dengan Kementerian BUMN terkait arahan sinergi tersebut. Arahan itu diberikan karena BRI, Pegadaian, dan PNM memiliki bisnis inti (core business) yang sama, yakni fokus pada segmen UMKM.

"Kami diarahkan untuk bersinergi guna memberdayakan UMKM. Bentuk sinerginya seperti apa, itu yang akan kami bicarakan, tapi target waktunya Juni sudah harus selesai,” ujar dia.

Sunarso menjelaskan, sejumlah alternatif telah disiapkan. Misalnya, apakah nanti ketiga BUMN tersebut menggunakan jaringan bersama.

“Kalau digabung bisa jadi subholding, tapi tidak ada superholding, itu alternatif. Yang paling real adalah kerja sama operasional, penggunaan outlet, dan jaringan untuk display produk masing-masing," papar dia.

Menurut Sunarso, sinergi yang bisa dilakukan ketiga BUMN di antaranya memanfaatkan jaringan yang dimiliki masing-masing perusahaan. “BRI punya 422 ribu agen BRILink, Pegadaian juga punya agen,” tutur dia.

Agen-agen itu, kata Sunarso, bisa digunakan untuk display, bahkan menjadi gerai untuk memasarkan produk-produk yang menjadi target ketiga BUMN, yaitu UMKM.

“Misalnya agen bisa untuk transfer, bayar-membayar, loan referral, dan agen gadai, itu yang paling konkret," ucap Sunarso.

 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN