Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Erick Thohir. Foto: IST

Erick Thohir. Foto: IST

Erick Thohir: UMKM Harus Lakukan Inovasi dan Diferensiasi Produk

Kamis, 29 Oktober 2020 | 02:33 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Badan  Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan negara hadir untuk membantu pengembangan UMKM. Pemerintah hadir untuk menjadi tulang punggung (backbone) UMKM. Di tengah kondisi pandemi Covid-19 pelaku UMKM juga harus terus melakukan inovasi khususnya dalam hal diferensiasi produk.

"Jadi memang kuncinya kita harus beradaptasi, berkolaborasi tetapi jangan lupa mengenai diferensiasi produk itu penting. Punya produk yang menjadi unggulan dengan kondisi pasar yang terbentuk," ucap Erick Thohir dalam dalam acara Kumparan Festival UMKM yang berlangsung secara virtual, Rabu (28/10).

Ia mengatakan konten atau produk bisnis merupakan hal penting karena kondisi industri media dan teknologi informasi yang akan terus berkembang, apalagi akses digitalisasi nanti akan terus berpenetrasi. Pemerintah selain menginginkan elektrifikasi 100% bisa diwujudkan oleh PLN, juga mendorong agar jaringan internet harus terpasang di titik-titik tertentu.

"Mengingat dunia saat ini sudah mengalami perubahan.Dunia pendidikan berubah dengan hadirnya sekolah daring atau online, kemudian di dunia kuliner juga berubah dengan adanya kitchen sharing. Semuanya mengalami perubahan," ujar Erick.

Kondisi pandemi Covid-19  menghadirkan tren bisnis baru seperti bisnis makanan sehat dan sebagainya yang dianggap sebagai peluang baru. Menurutnya generasi muda Indonesia akan menciptakan tren dan dapat mejadi generasi produktif, tidak hanya aktif dalam konsumsi.

"Kalian (generasi muda) yang menciptakan tren tersebut, dan terbukti anak muda Indonesia bisa menciptakan tren, apalagi dengan perkembangan sosial media saat ini. Peluang ini yang kita harapkan," kata Erick.

Sementara itu Pengusaha Nasional Sandiaga Uno mengatakan UMKM tetap mempunyai peluang usaha di tengah kondisi pandemi Covid-19. Berkaca dari pengalaman yang pernah dihadapinya saat krisis ekonomi tahun 1998 dan 2008 menurut Sandi justru ini menjadi peluang untuk generasi muda yang sedang merintis usaha meskipun ada yang usahanya terdampak pandemi Covid-19.

“Di tahun 1997 saya jadi yang mengalami (krisis),  akhirnya tetap bisa membuka usaha. Sekarang anak-anak mengalami dan ambil kesempatan ini. Jangan sia-siakan peluangnya dan cetaklah pemenang melalui inovasi dan praktis,” ucap Sandiaga.

Ia mengatakan ada tiga hal yang menjadi keunggulan UMKM. Pertama yaitu inovasi, pengusaha yang bisa melakukan inovasi-lah yang mampu bertahan di tengah kondisi krisis.  Kedua yaitu orientasi kewirausahaan yang proaktif, mereka tidak tinggal diam. Usaha milik kaum milenial ini selalu bergerak dan memiliki tingkat velositas yang tinggi.

“Keunggulan-keunggulan itu datang kepada orang-orang yang terus bergerak. Jadi harus bersikap proaktif, positif, dan optimistis. Suatu krisis ada tetapi mereka (pelaku usaha) selalu melihat peluang peluang,” ucapnya.

Ketiga yaitu UMKM harus mampu beradaptasi dengan keadaan yang ada. Saat ini Indonesia sedang memasuki digitalisasi di banyak sektor termasuk digitalisasi ekonomi. Adapun sektor digital, data revolusi, dan sektor kesehatan didorong tumbuh lebih cepat karena kondisi pandemi Covid-19.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN