Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Erick Thohir

Erick Thohir

Erick Tunjuk 5 Eks Pejabat Eselon I Jadi Direksi BUMN

Abdul Muslim, Rabu, 20 November 2019 | 15:30 WIB

JAKARTA, investor.id - Menteri BUMN Erick Thohir resmi mengumumkan perombakan pejabat eselon I Kementerian BUMN sebagai bagian menjalankan misi Presiden Joko Widodo untuk penciptaan birokrasi yang efektif dan efisien.

Setelah memberhentikan lima pejabat eselon tersebut, kemudian, Erick langsung menempatkannya kembali sebagai direksi di sejumlah perusahaan BUMN. Pengangkatannya pun efektif mulai berlaku Senin (18/11) pekan ini.

"Restrukturisasi ini adalah bagian dari tour of duty agar pejabat yang berasal dari birokrasi dapat memahami permasalahan di korporasi. Pejabat korporasi pun harus mengerti birokrasi," kata Erick, dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (20/11).

Lima pejabat eselon I yang ditunjuk itu, yaitu Imam Apriyanto Putro diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia Holding Company. Imam sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN sejak 2013.

Gatot Trihargo diangkat sebagai Wakil Direktur Utama Perum Bulog. Sebelumnya, dia menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei, dan Konsultan Kementerian BUMN.

Selanjunya, Hambra menjadi Wakil Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Persero). Sebelumnya, Hambra menjabat sebagai Deputi Bidang Infrastruktur Bisnis.
Wahyu Kuncoro menjadi Wakil Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) yang sebelumnya menjabat sebagai Deputi Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi.
Terakhir, Fajar Harry Sampurno diangkat sebagai Direktur Utama PT Barata Indonesia (Persero). Sebelumnya, dia menjabat Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis, dan Media.

Pelaksana Tugas Deputi Infrastruktur Bisnis Kementerian BUMN Yuni Suryanto menegaskan bahwa kebijakan pengangkatan direksi tersebut bertujuan agar mantan pejabat Kementerian BUMN dapat mengenal lebih detail tentang perusahaan BUMN yang kini mereka tempati.

“Diharapkan, nanti, mereka dapat kembali lagi ke sini dengan pemahaman yang lebih dalam terhadap perusahaan,” ujar Yuni.

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA