Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) didampingi Wakil Menteri I Budi Gunadi Sadikin (kiri) dan Wakil Menteri II Kartika Wirjoatmodjo (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). Rapat tersebut membahas evaluasi pelaksanaan APBN 2019 dan peta jalan Kementerian BUMN. Foto: SP/Ruht Semiono

Menteri BUMN Erick Thohir (tengah) didampingi Wakil Menteri I Budi Gunadi Sadikin (kiri) dan Wakil Menteri II Kartika Wirjoatmodjo (kanan) mengikuti rapat kerja dengan Komisi VI DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (20/2/2020). Rapat tersebut membahas evaluasi pelaksanaan APBN 2019 dan peta jalan Kementerian BUMN. Foto: SP/Ruht Semiono

Erick Ungkap Utang Jatuh Tempo BUMN di Tengah Pandemi Corona

Triyan Pangastuti, Senin, 6 April 2020 | 08:04 WIB


JAKARTA, investor.id – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan, pandemi virus korona baru atau Covid-19 turut berimbas pada operasional dan bisnis sejumlah BUMN. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk misalnya, memiliki utang jatuh tempo pada Juni 2020 sebesar US$ 500 juta, sementara saat ini nilai tukar rupiah tengah terdepresiasi.

"Garuda yang terberat karena ada utang US$ 500 juta yang akan jatuh tempo," ujar Erick dalam konferensi video dengan sejumlah media di Jakarta, pekan lalu.

Hal ini diperparah lantaran Covid-19 mempengaruhi sektor pariwisata. Bahkan, saat ini di seluruh dunia, industri penerbangan juga tertekan, karena adanya penurunan frekuensi penerbangan ke luar negeri dan penumpang, sehingga mempengaruhi sisi keuangan.

Adapun BUMN terkait jasa penerbangan dan trasportasi seperti PT Angkasa Pura (Persero), Garuda Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (KAI), PT Angkutan Sungai Darat Penyeberangan (ASDP), PT Pelni maupun PT Pelindo, diperkirakan kinerjanya akan turun tahun ini. "Karena sekarang ditutup semua (pintu kedatangan), sudah tentu cashflow-nya menjadi sangat negatif," jelas Erick.

Tak hanya Garuda, Erick menyebut, BUMN pangan seperti Perum Bulog juga tengah menghadapi tekanan utang jangka pendek, apalagi Bulog memiliki keterbatasan kas, akibat penumpukan inventori. “Kami sudah bicara dengan Bulog dan Mensos. Sekarang inventori akan digelontorkan sebagai Bansos kepada rakyat,” kata dia.

Kemudian, BUMN Karya yang memiliki utang jangka pendek kepada bank-bank BUMN, akan diubah menjadi pinjaman jangka panjang. Hal ini dilakukan untuk memastikan agar proyek infrastruktur tetap berjalan.

 

NPL Naik

Menteri BUMN mengatakan, beberapa BUMN lain yang usahanya mulai terimbas pandemi virus korona yakni sejumlah perusahaan bank yang tergabung dalam Himbara (Himpunan Bank Milik Negara). Hal ini diperkirakan menimbulkan kredit bermasalah (non performing loan/NPL) perbankan.

Adapun anggota Himbara tersebut meliputi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk , PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, dan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. “Pasti ada peningkatan NPL pada Himbara,” kata dia.

Di samping itu, perusahaaan BUMN sektro energi yakni PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara Persero atau PLN mengalami tekanan selisih kurs karena saat ini nilai tukar rupiah tengah terdepresiasi, akibat kepanikan investor yang mengalihkan dananya dari aset keuangan Indonesia. PLN akan merasakan dampaknya, karena BUMN memiliki surat utang yang sebagian besar dalam bentuk dolar.

Sedangkan, Pertamina harus membeli minyak impor dalam mata uang dolar. Padahal Pertamina menjual minyaknya ke pasar dalam negeri dalam rupiah. “Karena itu, kami sudah rapat dengan direksi PT Pertamina untuk memastikan cashflow mereka jangan sampai kurang,” pungkas dia.

 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN