Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum BPP Gapensi Iskandar Hartawi.

Ketua Umum BPP Gapensi Iskandar Hartawi.

Gapensi Pelopori Gerakan Penggunaan Material dan Alat Konstruksi Nasional

Rabu, 22 Januari 2020 | 20:39 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) mendorong gerakan nasional penggunaan material dan peralatan konstruksi dalam negeri.

Ketua Umum Gapensi Iskandar Z Hartawi menyampaikan, sebagai asosiasi kontraktor tertua dan terbesar di Indonesia, pihaknya akan selalu berkomitmen mendukung program-program pembangunan nasional sektor konstruksi dan infrastruktur yang terus menerus dicanangkan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo.

"Gapensi berinisiasi mengumpulkan potensi industri konstruksi nasional dengan menggandeng sejumlah asosiasi industri konstruksi nasional seperti dari Aliansi Rebar Indonesia, Asosiasi Pabrikan Jembatan Baja Indonesia, Asosiasi Pabrikan Tower Indonesia, Asosiasi Pabrikan Baja Indonesia, Asosiasi Roll Former Indonesia, Indonesian Iron Dan Steel Industry Association, dan lain-lain," ungkap Iskandar dalam keterangannya, Rabu (22/1).

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Gapensi Andi Rukman menyatakan, industri konstruksi nasional tidak dalam kondisi yang terlalu menggembirakan. Pembangunan infrastruktur nasional secara besar-besaran dalam lima tahun terakhir ini belum diikuti secara linier dengan tumbuhnya industri pendukungnya, seperti industri manufaktur dan material, untuk keperluan konstruksi. Serbuan teknologi dan material konstruksi impor serta masuknya investasi industri manufaktur dari luar tanpa melalui strategi yang tepat, sering tidak memberikan efek positif bagi industri nasional.

Demikian juga, lanjut dia, kebijakan perdagangan dari pemerintah terkait ekspor impor membuat investor industri nasional sangat sering kesulitan membuat strategi pengembangan bisnisnya.

"Masalah ini tentu tidak bisa diselesaikan oleh pemerintah saja, tapi konstribusi seluruh pemangku kepentingan sangat diperlukan sesuai dengan kapasitas masing-masing," terang Andi.

Atas dasar itu Gapensi mengadakan seminar nasional dengan tema “Membangun Indonesia Dengan Memperkuat Rantai Pasok Sektor Konstruksi” pada 30 Januari 2020.

Iskandar Hartawi menerangkan, seluruh stakeholders industri konstruksi nasional bisa bertemu dan mendiskusikan sekaligus membuat komitmen untuk bersinergi memperkuat industri konstruksi nasional.

Iskandar mengharapkan, usaha-usaha yang sedang dikerjakan ini juga mendapat dukungan penuh dari seluruh pemangku kepentingan, yakni pemerintah, badan usaha milik negara (BUMN), dan badan usaha swasta nasional, khususnya dukungan untuk para pelaku industri konstruksi nasional.

Selain itu, Gapensi bakal mengadakan pameran nasional pada 29-30 Januari 2020 dengan tema “Rantai Pasok Material dan Peralatan Konstruksi Mendukung Pembangunan Nasional”. Pameran ini akan dikuti oleh perusahaan-perusahaan penyedia teknologi dan material yang merupakan pelaku industri konstruksi nasional.

"Dan yang paling penting dalam acara ini, kita akan memberikan Life Time Achievement Bidang Konstruksi Indonesia kepada Bapak Presiden Joko Widodo atas prestasinya di dunia konstruksi dan pembangunan infrastruktur selama ini. Ini pasti menjadi kebanggaan kita semua," papar Iskandar.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN