Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kebun sawit. Foto ilustrasi: Gora Kunjana

Kebun sawit. Foto ilustrasi: Gora Kunjana

Gapki Kalsel Optimistis Sawit Bertahan di Tengah Pandemi

Investor Daily, Jumat, 15 Mei 2020 | 14:48 WIB

JAKARTA, investor.id - Pandemi Covid-19 tidak hanya menyerang kesehatan namun juga perekonomian masyarakat seluruh Indonesia. Meskipun begitu tampaknya kondisi ini tidak mempengaruhi kinerja industri sawit di Kalimantan Selatan.

Melalui Konfrensi Pers online, Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Kalimantan Selatan, Eddy S Binthi menyampaikan bahwa industri kelapa sawit di Kalimantan Selatan sampai dengan saat ini masih normal, baik untuk operasional pabrik dan kebun. Untuk harga pembelian TBS di tingkat petani juga masih berada di angka Rp 1.200 - 1.300/kg.

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Kalimantan selatan, Eddy S Binthi
Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Kalimantan selatan, Eddy S Binthi

“Kami masih beroperasi seperti biasa namun hanya memperketat protokol pencegahan Covid-19” kata Eddy saat konferensi pers online pada Jumat (15/5).

Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Kalimantan selatan, Eddy S Binthi
Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Cabang Kalimantan selatan, Eddy S Binthi

Ia pun menambahkan bahwa industri sawit masih dibutuhkan dunia, pasalnya ditengah gencarnya boikot media Eropa permintaan Crude Palm Oil (CPO) mengalami peningkatan di pasar Eropa. Hal ini menurutnya meskipun tidak sebagai sumber energi, Eropa masih menggunakan bahan baku minyak sawit untuk membuat sanitizer.

Gapki Kalsel gelar konferensi pers online pada Jumat (15/5).
Gapki Kalsel gelar konferensi pers online pada Jumat (15/5).

Totok Dewanto, Dewan Pembina Gapki Kalsel juga mengatakan hal serupa terkait industri sawit Kalsel. Ia juga menambahkan bahwa selain memperketat protokol kebun, Gapki Kalsel juga turut memberikan bantuan berupa APD, bahan pangan dan juga  bekerja sama dengan Kelompok Tani Hutan (KTH) untuk mengolah cangkang sawit menjadi cairan disinfektan.

Persiapan Antisipasi Karhutla

Gapki Kalsel gelar konferensi pers online pada Jumat (15/5).
Gapki Kalsel gelar konferensi pers online pada Jumat (15/5).

Di samping fokus melakukan pencegahan wabah Covid-19, pada kesempatan tersebut Totok juga menyampaikan bahwa Gapki Kalsel juga telah melakukan antisipasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun ini.

“Kami sudah mengadakan kerjasama dengan Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan terkait antisipasi karhutla tahun ini dengan aplikasi hujan buatan”, kata Totok.

Gapki Kalsel gelar konferensi pers online pada Jumat (15/5).
Gapki Kalsel gelar konferensi pers online pada Jumat (15/5).

Ia pun menambahkan bahwa melihat tahun lalu areal yang banyak terbakar berada pada lahan masyarakat dan hal itu menjadi kendala bagi perusahaan.

“Untuk tahun ini setiap anggota Gapki sudah diberikan pedoman informasi mengenai persiapan antisipasi karhutla. Selain itu kerja sama dengan aparat dan pengggalangan Masyarakat Peduli Api terus dilakukan”, pungkasnya.(gr)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN