Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mike Adam, pendiri SABIM, kelompok usaha sektor pengolahan SBW. (ist)

Mike Adam, pendiri SABIM, kelompok usaha sektor pengolahan SBW. (ist)

Garap Pasar Ekspor, SABIM Bertahan di Tengah Pandemi Covid-19

Jumat, 26 November 2021 | 18:47 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Prospek pasar ekspor sarang burung walet (SBW) menjanjikan, kendati dunia masih dilanda pandemi Covid-19. Buktinya, PT Sumber Alam Borneo Indonesia Makmur (SABIM) mampu bertahan, bahkan melebarkan sayap, lantaran menggarap ekspor SBW.

“SABIM masih dapat eksis saat perusahaan yang lain gulung tikar akibat pandemi Covid-19,” ujar Mike Adam, pendiri SABIM, Kamis (25/11/2021).

Menurut dia, SABIM telah mendirikan perusahaan pencucian SBW rumahan hingga berkembang menjadi industri dengan bendera. Jumlah pekerja pekerja dari sedikit berkembang hingga saat ini sebanyak 1.600.

Dia menambahkan, usaha terus berkembang hingga melahirkan sejumlah anak usaha, seperti PT SABIM Artha Semesta yang bergerak di bidang wood working, PT Nusantara Sentra Investama yang bergerak di bidang investasi dan keuangan, PT Nusantara Niaga yang bergerak di bidang perdagangan palm acid oil dan komoditas lainnya.

Mike menilai, ketekunan, kejujuran konsistensi, dan semangat melakukan sesuatu adalah pijakan yang sangat membantu seseorang menempuh kesuksesan. Pada awal memulai usaha bisnis walet, dia harus datang dari satu petani ke petani untuk mendapatkan kepercayaan mereka bahwa hasil panen mereka dapat dijual dengan harga lebih bagus.

“Di sini kelihaian dalam melakukan negosiasi dan mendapatkan kepercayaan pemilik walet dibutuhkan. Adapun penolakan adalah bagian dari proses yang sering dialami. Namun, kejujuran yang memenangkan langkah dari proses yang saya alami,” ujar Mike.

Dalam pandangan dia, keyakinan adalah kunci utama menjalankan sesuatu. Bisnis Mike makin berkembang, seiring berjalannya waktu usaha. Dia pun memilik tim dan tempat sendiri untuk menjalankan bisnis. Ketika omzet semakin berkembang hingga Rp 6 miliar, terjadi badai yang menerpa bisnis Mike.

Contohnya, kata dia, fluktuasi harga ekstrem, karena ulah beberapa orang menggoreng harga di pasar, hingga insiden salah satu konsumen meninggal dunia dalam keadaan memiliki utang ke Mike Adam. Adapun harta yang dimiliki konsumen itu dalam status sengketa. Artinya, tidak ada harta dari sang konsumen yang dapat ditarik sebagai pembayaran utang.

Namun, pasang surut tidak menghalangi langkah pengusaha muda ini untuk bangkit. Dengan konsistensi ketekunan serta kejujuran yang dimiliki, dia mampu membuat usaha yang dimiliki merambah ke dunia pemrosesan sarang burung walet (SBW) untuk ekspor.

Sukses berbisnis, kini Mike mulai akif di bidang sosial. Bidang pendidikan tak luput dari perhatian, dengan mendirikan sekolah dari SD hingga SMA. SABIM membantu generasi muda bangsa tak sampai putus sekolah serta menjalankan program pemerintah wajib belajar 12 tahun.

Mike juga aktif di PBNU, organisasi islam besar di Indonesia, dengan memberikan sumbangsih terbaik untuk organisasi tersebut. Mike juga aktif sebagai staf khusus salah satu wakil menteri. Kini Mike berniat membangun universitas untuk melengkapi pengabdian di bidang pendidikan.

 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN