Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Irfan Setiaputra, Dirut Garuda. Sumber: BSTV

Irfan Setiaputra, Dirut Garuda. Sumber: BSTV

Garuda Putus Kontrak 700 Pekerja

Selasa, 27 Oktober 2020 | 16:13 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Maskapai penerbangan Garuda Indonesia memutus kontrak sekitar 700 pekerjanya. Penyelesaian lebih awal masa kontrak para karyawan  berstatus tenaga kontrak itu berlaku mulai 1 November 2020.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra menjelaskan, sekitar 700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak itu sejak Mei 2020 telah dirumahkan tanpa dibayar (unpaid leave) sebagai imbas penurunan permintaan layanan penerbangan pada masa pandemi Covid-19.

"Melalui penyelesaian kontrak lebih awal tersebut, Garuda Indonesia memastikan akan memenuhi seluruh hak pekerja  yang terdampak sesuai peraturan yang berlaku, termasuk pembayaran di awal atas kewajiban perusahaan terhadap sisa masa kontrak karyawan," kata Irfan dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (27/10).

Kebijakan tersebut, menurut Irfan, merupakan keputusan sulit yang terpaksa diambil Garuda setelah melakukan berbagai upaya penyelamatan untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan dampak pandemi Covid-19.

Dia menegaskan, sejak awal, kepentingan karyawan merupakan prioritas utama. Ketika maskapai lain mulai mengimplementasikan kebijakan pengurangan karyawan, Garuda terus berupaya mengoptimalkan langkah strategis guna memastikan perbaikan kinerja perusahaan demi kepentingan karyawan dan masa depan bisnis perseroan.

"Namun demikian pada titik ini, keputusan berat tersebut terpaksa harus kami tempuh di tengah situasi yang masih penuh dengan ketidakpastian ini," tutur Irfan.

Garuda, kata Irfan, menyampaikan rasa terima kasih kepada karyawan yang terdampak kebijakan ini. Mereka telah berdedikasi dan berkontribusi terhadap perusahaan.

"Di luar perkiraan kami, kondisi pandemi ini memberikan dampak jangka panjang terhadap kinerja perusahaan, yang mana kondisi perusahaan sampai saat ini belum menunjukkan perbaikan yang signifikan," papar Irfan.

Irfan meyakini segala langkah perbaikan yang tengah dilakukan manajemen Garuda dapat mendukung pemulihan kinerja perseroan sehingga mampu melewati krisis pada masa pandemi. "Berbagai upaya itu juga diharapkan menjadi penguat fondasi bagi keberlangsungan perusahaan pada masa mendatang," ujar dia.

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN