Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Paulus Tedjosutikno, Direktur PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, sesi 3 Memperkuat Industri Makanan Minuman Berbasis Lokal, saat forum INVESTOR DAILY SUMMIT 2021, Selasa (13/7/2021). Investor Daily Summit 2021 tahun ini mengangkat tema Mengakselerasi Momentum Pertumbuhan, sebagai rangkaian HUT Investor Daily ke-20 Tahun. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Paulus Tedjosutikno, Direktur PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk, sesi 3 Memperkuat Industri Makanan Minuman Berbasis Lokal, saat forum INVESTOR DAILY SUMMIT 2021, Selasa (13/7/2021). Investor Daily Summit 2021 tahun ini mengangkat tema Mengakselerasi Momentum Pertumbuhan, sebagai rangkaian HUT Investor Daily ke-20 Tahun. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Garudafood Terapkan 3 Kunci Sukses Bangun Bisnis

Selasa, 13 Juli 2021 | 20:11 WIB
Indah AP

JAKARTA, investor.id - Dalam menghadapi tantang pandemi Covid-19, PT Garudafood Putra Putri Jaya Tbk menerapkan tiga strategi, yakni best brand, best value, dan best network. Kini perusahaan juga merambah bisnis biskuit, keju, susu, dan lain sebagainya.

“Dari sisi best brand, kami percaya sebagai produsen makanan minuman kemasan bahwa merek itu mempunyai nilai yang perlu dikembangkan dan terus diperkuat,” kata Direktur PT Garudafood Putra Putri Jaya Paulus Tedjosutikno dalam acara Investor Daily Summit 2021 sesi ketiga dengan tema Memperkuat Industri Makanan dan Minuman Berbasis Lokal, Selasa (13/7).

Pasalnya, lanjut Paulus, melalui merek tersebut konsumen bisa mengetahui latar belakang dan kualitas produk yang dihasilkan. Oleh karena itu Garudafood selalu berkomitmen untuk terus membangun dan mempertahankan merek-merek yang dimiliki. Strategi kedua yakni perusahaan membuka diri untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak atau open platform.

“Kolaborasi ini tujuannya adalah saling menguntungkan, saling menumbuhkembangkan, dan saling menghormati untuk kepentingan jangka panjang. Salah satu open platform yakni bersama SNS, falcon picture, Hormel, Barry Callebaut. Kami ingin membantu dan meringankan konsumen Indonesia,” jelas Paulus.

Strategi ketiga, perusahaan tetap membutuhkan dukungan dari pemerintah, civitas academika dan banyak pihak untuk membangun inovasi dan E2E Proses.

Pada 2020 lalu, Garudafood telah melakukan ekspansi melalui transisi akuisisi terhadap PT Mulia Boga Raya Tbk, yaitu produsen keju olahan dalam negeri dengan merek Prochiz dan Topchiz. Hingga saat ini, Garudafood telah memiliki tiga anak usaha, yakni PT Sinarniaga Sejahtera (SNS), PT Mulia Boga Raya Tbk, dan Goldenbird Pacific Trading Pte.Ltd.

Saat ini Garudafood telah memiliki 100 SKU (stock keeping unit) dari produk-produk yang dimiliki dari berbagai kategori. Garudafood memiliki lima pabrik yakni berada di Pati, Gresik, Rancaekek, dan Cikarang. Selain itu, Garudafood juga telah menjangkau kira-kira 340.000 pelanggan aktif di Indonesia.

Editor : Retno Ayuningtyas (retno.ayuningtyas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN