Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang UMKM, M. Rizal, (tengah) saat pemaparan tentang agenda Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-7 Kadin Jatim di Surabaya, Jumat (6/12/2019). Foto:Amrozi Amenan

Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang UMKM, M. Rizal, (tengah) saat pemaparan tentang agenda Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-7 Kadin Jatim di Surabaya, Jumat (6/12/2019). Foto:Amrozi Amenan

Gelar Muprov ke-7, Kadin Jatim Rumuskan Hambatan Dinamika Usaha

Amrozi Amenan, Jumat, 6 Desember 2019 | 23:03 WIB

SURABAYA, investor.id - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur akan merumuskan pembahasan poin-poin penting yang menghambat dinamika usaha di Jawa Timur melalui Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-7 yang akan berlangsung pada 18-20 Desember 2019 di Hotel Shangrila Surabaya.

Salah satu poin penting itu adalah penguasaan bisnis perusahaan pelat merah atau BUMN (Badan Usaha Milik Negara) dari hulu hingga hilir melalui anak dan cicit perusahaannya yang telah mengikis peran dan peluang perusahaan swasta. Rumusan pembahasan itu akan menjadi rekomendasi Kadin Jatim yang akan disampaikan kepada perwakilan pemerintah yang hadir pada Muprov ke-7 tersebut.

Rencananya, Muprov Ke-7 yang mengambil tema ”Melalui Muprov VII Kita Wujudkan Reorientasi Peran Pelaku Usaha Di Tengah Gelombang Disrupsi Teknologi Informasi” itu akan dihadiri oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia.

Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang UMKM M. Rizal mengatakan, bahwa diangkatnya soal penguasaaan bisnis BUMN dari hulu hingga hilir sebagai salah satu poin penting dalam pokok bahasan Muprov ke-7 itu untuk menindaklanjuti pernyataan Presiden Joko Widodo pada Munas Kadin di Bali beberapa waktu lalu. Bahwa, kedepan pemerintah akan memrioritaskan peran swasta daripada BUMN dan memberi peluang swasta untuk menggarap proyek-proyek yang selama ini digarap BUMN, sehingga swasta juga bisa tumbuh dan memberi kontribusi pada pertumbuhan ekonomi.

Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang UMKM, M. Rizal, (tengah) saat pemaparan tentang agenda Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-7 Kadin Jatim di Surabaya, Jumat (6/12/2019). Foto:Amrozi Amenan
Wakil Ketua Umum Kadin Jatim Bidang UMKM, M. Rizal, (tengah) saat pemaparan tentang agenda Musyawarah Provinsi (Muprov) ke-7 Kadin Jatim di Surabaya, Jumat (6/12/2019). Foto:Amrozi Amenan

Sementara BUMN akan didorong menjadi perusahaan besar yang bisa bersaing dengan perusahaan global, bisa memenangkan tender swasta di negara-negara tetangga dan menghasilkan devisa negara.

“Kami menerjemahkan statemen Presiden ini adalah bagaimana swasta akan diberi peran untuk bisa tumbuh menjadi besar, bukan menjadi kompetitor bagi BUMN, dan dominasi BUMN menghilangkan peran swasta. Harapan kami stakeholder juga bisa mengikuti instruksi Presiden dan peran swasta segera tercapai ” katanya di kantor Kadin Jatim Surabaya, Jumat (6/12/2019).

Rizal menyebutkan, peluang yang diberikan Presiden kepada swasta tersebut sekaligus juga tantangan yang memerlukan telaah, kajian dan persiapan, baik menyangkut perizinan atau permodalan serta kesiapan lainnya dari pihak swasta.

“Karena itu, dalam Muprov ke-7 nanti tantangan itu akan dibahas dan ditelaah oleh pengurus Kadin baik di tingkat kabupaten dan kota untuk selanjutnya dibuat satu rekomendasi Kadin Jatim yang akan disampaikan kepada pemerintah,” tuturnya.

Rizal menambahkan selain membahas berbagai poin yang menghambat dunia usaha di Jatim, Muprov ke-7 Kadin Jatim yang juga akan dihadiri pengurus Kadin Kabupaten/Kota se-Jatim dan asosiasi himpunan anggota Kadin Jatim itu dan dibuka Gubernur Jatim itu juga mengagendakan implementasi rekomendasi, Rapimnas Kadin 2019, perancangan program program kerja Kadin Jatim, pokok-pokok pikiran dan rekomendasi Kadin Jatim, serta pemilihan Ketua Kadin Jatim pasca mundurnya Ketua Kadin Jatim LaNyalla Mahmud Mattalitti setelah terpilih sebagai Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI.

Selain itu, di sela Muprov ke-7 itu juga akan digelar acara diskusi panel yang menghadirkan Menteri BUMN dan Kepala Koordinasi BKP sebagai pembicara dan akan mengupas tantangan ke depan terutama terkait dengan peran Kadin Jatim dalam mengaktualisasikan sarana dan prasarana Revolusi Industri 4.0 Guna.

“Mau tidak mau, siap atau tidak siap kita harus menyesuaikannya,” tandasnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA