Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Mantan Mendag Rachmat Gobel.

Mantan Mendag Rachmat Gobel.

Gobel Berharap Omnibus Law Dukung Pertumbuhan IKM

Minggu, 13 September 2020 | 11:03 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Wakil Ketua DPRRI Koordinator Bidang Industri dan Pembangunan (Korinbang) Rachmat Gobel berharap omnibus law dapat mendukung pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM). Hal itu dikatakan Gobel usai bertemu Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo di Rumah Dinas Puri Gedeh, Semarang, Jumat (11/9).

Pertemuan singkat tersebut membahas investasi IKM dan omnibus law yang menguntungkan sektor itu. “Hari ini, saya menyampaikan dan membahas bagaimana kondisi IKM atau usaha kecil menengah, khususnya sektor handicraft, mebel, tekstil, batik, dan juga sektor kuliner di Jepara dan lainnya yang akan saya kunjungi,” kata Rachmat Gobel usai bertemu Ganjar dalam keterangan resmi.

Dia menjelaskan, dalam masa pandemi Covid-19, banyak hal

yang membuat kegiatan industri menurun. Di samping itu, pemerintah sedang mendorong dan menggodok undang-undang (UU) sapu jagat (omnibus law).

“Nah, perlu dicari tahu bagaimana UU itu bisa mendukung IKM. Untuk itu, kami mengunjungi IKM di Jepara dan sekitarnya agar bisa mendapat masukan dan nanti bisa didiskusikan dengan pemerintah pusat,” kata Rachmat.

Dia menambahkan, pemerintah dalam menarik investasi tidak hanya untuk usaha makro saja, tetapi harus memperhatikan investasi usaha mikro. Hal ini juga harus menjadi control bersama agar industri kecil tetap hidup dan berkembang, terutama pada masa pandemi Covid-19.

Ganjar Pranowo mengatakan, kunjungan Rachmat Gobel di Jawa Tengah untuk melihat langsung apa yang terjadi di masyarakat serta suasana kebatinan masyarakat ketika pemerintah pusat dan DPR membahas omnibus law, khususnya tentang investasi.

“Beliau mau lihat langsung kira-kira UKM itu ada di mana, apakah omnibus law bisa menguntungkan atau tidak, mana yang harus diproteksi, mana yang boleh dibuka, dan mana yang boleh setengah buka saja,” katadia.

Ganjar berharap kunjungan Gobel ke para pengrajin di daerah dapat menjadi masukan omnibus law. Imbasnya, efek UU itu bisa lebih besar dan membuat IKM lebih bersaing dan tidak mati.

“Saya kira kunjungan Pak Rachmat menjadi sangat penting untuk masyarakat. Tadi, kami juga bicara soal tenaga kerja, suplainya, bagaimana kira-kira menegosiasikan sistem upah yang semua bisa happy, everybody happy, pengusaha happy, buruh happy, dan pemerintah happy,” ungkap dia.

Tentu saja lanjut Ganjar, hal itu tidak mudah. Itu sebabnya, pandemi Covid-19 menjadi satu momentum yang tepat untuk melakukan restorasi, memperbaiki semua, menggenjot, dan menyiapkan diri agar masalah ketenakerjaan bisa diatasi.

“Sebab, begitu vaksin Covid-19 ditemukan, semua pasti berlari lebih kencang. Oleh sebab itu, kita mesti menyiapkan diri,” kata Ganjar.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN