Menu
Sign in
@ Contact
Search
Seorang pembeli sedang melihat-lihat bahan-bahan makanan Tesco Superstore, di selatan London, Inggris. ( Foto: TOLGA AKMEN / AFP )

Seorang pembeli sedang melihat-lihat bahan-bahan makanan Tesco Superstore, di selatan London, Inggris. ( Foto: TOLGA AKMEN / AFP )

Goldman Sachs: Ekonomi Dunia Tiarap Tahun Depan, Eropa Resesi

Senin, 28 Nov 2022 | 18:34 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Jakarta, Investor.id – Bank investasi Goldman Sachs (GS) memprediksi ekonomi dunia tiarap pada 2023, seiring pengetatan kebijakan moneter di sejumlah negara, lock down berkepanjangan di Tiongkok untuk memberantas Covid-19, dan masih berlanjutnya perang Rusia dan Ukraina. Dalam kondisi seperti ini, ekonomi Amerika Serikat (AS) diprediksi mampu bertahan, sedangkan Eropa Resesi.

Dalam laporan bertajuk Macro Outlook 2023: This Cycle is Different, GS memproyeksikan pertumbuhan ekonomi dunia tahun depan mencapai 1,8%, melambat dibandingkan ekspektasi tahun ini 2,9%. AS kemungkinan berhasil terhindar dari inflasi, karena inflasi inti ditaksir turun dari saat ini 5% menjadi 3%.

GS memprediksi The Federal Reserve (The Fed), bank sentral AS, menaikkan suku bunga acuan Federal Funds Rate (FFR) menjadi berkisar 5-5,25%. Tahun depan, GS tidak melihat ada potensi penurunan FFR. Tahun depan, GS menargetkan ekonomi AS tumbuh 1%, di atas konsensus analis 0,4%.

Sementara itu, Eropa dan Inggris Raya kemungkinan besar resesi, karena pendapatan masyarakat setempat kena hantam lonjakan biaya energi. Namun, resesi ini tidak terlalu dahsyat, mengingat Eropa sudah memangkas impor gas dari Rusia dan tertolong geliat ekonomi pasca-pandemi Covid-19.

Advertisement

Tahun 2023, GS memprediksi ekonomi Eropa kontraksi 0,1%. Perinciannya, ekonomi Jerman minus 0,6%, Prancis tumbuh 0,1%, Italia minus 0,1%, dan Spanyol tumbuh 0,6%. Adapun ekonomi Inggris Raya ditaksir minus 1,2%.

“Kami memprediksi Bank Sentral Eropa mengerek bunga di level puncak 3% Mei tahun depan,” tulis GS, dikutip Senin (28/11/2022).

GS melanjutkan, ekonomi Tiongkok diprediksi tumbuh pelan semester I tahun depan. Namun, ekonomi Negeri Tirai Bambu akan berakselerasi cepat semester II. Sepanjang 2022, ekonomi Tiongkok diproyeksikan tumbuh 4,5% versi GS, lebih rendah dari konsensus analis 4,8%.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com