Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan III-2021

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Triwulan III-2021

Gubernur BI dan Menkeu Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Lebih Kuat

Kamis, 18 November 2021 | 17:53 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id – Bank Indonesia (BI) dan pemerintah optimistis kinerja pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2021 menguat dibandingkan capaian kuartal III yang tumbuh 3,51%.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mengatakan, kinerja ekonomi diperkirakan meningkat pada kuartal IV-2021, didukung oleh perbaikan kinerja ekspor, kenaikan belanja fiskal Pemerintah, maupun peningkatan konsumsi dan investasi.

“Hal ini tercermin dari kenaikan indikator hingga awal November 2021 seperti mobilitas masyarakat, penjualan eceran, ekspektasi konsumen, PMI manufaktur, serta realisasi ekspor dan impor,” tutur dia dalam Konferensi Pers Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI, Kamis (18/11/2021).

Lebih lanjut, Perry memproyeksi pertumbuhan ekonomi diperkirakan meningkat lebih tinggi pada 2022, didorong pula oleh mobilitas yang terus meningkat sejalan dengan akselerasi vaksinasi, pembukaan sektor-sektor ekonomi yang lebih luas, dan stimulus kebijakan yang berlanjut.

“Bank Indonesia terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) dalam rangka menjaga stabilitas sistem keuangan dan meningkatkan kredit/pembiayaan kepada dunia usaha pada sektor-sektor prioritas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, ekspor, serta inklusi ekonomi dan keuangan,” jelas dia.

Senada dengan Perry, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2021 akan semakin kuat. Optimisme tersebut melanjutkan pemulihan ekonomi yang sudah terjadi pada kuartal II-2021 dan kuartal III-2021.

“Sampai hari ini, kami yakin ekonomi di kuartal IV-2021 akan naik cukup kuat dan membaik” kata Sri Mulyani via video konferensi, Rabu (17/11).

Menurut Sri Mulyani, tren pemulihan ekonomi yang semakin kuat tercermin dari berbagai indikator seperti peningkatan sejumlah indikator dini, seperti Indeks Keyakinan Konsumen (IKK), penjualan ritel, Purchasing Managers’ Index (PMI) manufaktur, serta peningkatan ekspor dan impor.

Adapun IKK pada awal kuartal IV-2021 atau Oktober 2021 sebesar 113,4 atau naik dari level 95,5 pada bulan sebelumnya. Selain meningkat dari bulan sebelumnya, ini juga sudah masuk ke zona optimistis atau indeks di atas 100.

Sementara penjualan ritel pada Oktober 2021 diperkirakan meningkat dengan indeks Penjualan Riil (IPR) sebesar 193,0 atau naik dari 189,5 pada bulan September 2021.

Begitu pula kinerja PMI Manufaktur Indonesia. IHS Markit mencatat indeks PMI Manufaktur Indonesia pada Oktober 2021 tercatat sebagai rekor tertinggi mencapai 57,2 atau naik dari 52,2 pada bulan sebelumnya.

Selain itu berbagai indikator di pasar keuangan, kata Sri Mulyani, pun turut membaik mulai dari kinerja rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) dengan tren terus menguat.

“(Pasar keuangan) untuk imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) mengalami perbaikan dan ada penurunan spread dari US Treasury (UST) tadinya awal Juli 2021 spread mencapai 512 basis poin (bps), sekarang turun jadi 449 bps,” kata dia.

 

Editor : Thomas Harefa (thomas@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN