Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Cibitung dan Pasar Jatiasih capai Rp 135.000-140.000 per kg. Foto Mikael Niman

Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Cibitung dan Pasar Jatiasih capai Rp 135.000-140.000 per kg. Foto Mikael Niman

Harga Cabai Makin Pedas, Tembus Rp 140.000/Kg

Selasa, 9 Maret 2021 | 18:52 WIB
Mikael Niman

BEKASI, investor.id  – Sejumlah pedagang cabai rawit merah di Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, menyayangkan tingginya harga cabai sejak dua bulan terakhir ini. Kian hari, harga cabai kian meroket tinggi.

“Hari ini, sudah menembus harga Rp 140.000 per kilogram,” ujar pedagang Pasar Induk Cibitung, Agus, Selasa (9/3/2021).

Bahkan, kata dia, ada pedagang yang mematok harga cabai rawit merah hingga Rp 150.000 per kg. Bedanya, kualitas cabai lebih segar dibandingkan cabai yang harganya Rp 140.000 per kg.

Begitu juga di Pasar Jatiasih, Kota Bekasi. Rata-rata harga cabai rawit merah dibanderol Rp 135.000-140.000 per kg.

Menurut Lilis pedagang di Pasar Jatiasih, kenaikan harga mulai terasa awal tahun ini. “Sebelumnya, harga cabai rawit merah di kisaran Rp 40.000 per kg, akhir Desember kemarin,” sambung Lilis.

Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Cibitung dan Pasar Jatiasih capai Rp 135.000-140.000 per kg. Foto Mikael Niman
Harga cabai rawit merah di Pasar Induk Cibitung dan Pasar Jatiasih capai Rp 135.000-140.000 per kg. Foto Mikael Niman

Harga kian naik hingga mencapai Rp 140.000 per kg. Dengan kondisi harga seperti ini, kata dia, daya beli masyarakat menurun.  

“Yang tadinya pelanggan membeli 1 kg, kini cuma membeli ½ kg. Stok cabai menumpuk di gudang dan lama kelamaan membusuk,” tuturnya.

Pedagang terpaksa menjual cabai rawit merah dengan kondisi tidak segar dicampur dengan cabai yang masih segar.

Dia mengatakan, dugaan lonjakan harga cabai disebabkan musim hujan serta musibah banjir yang membuat petani gagal panen sehingga pasokan berkurang.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN