Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Salah satu penjual cabai, Nanang, di Pasar Anyar, Jalan MA Salmun, Kota Bogor, Selasa (9/3). Foto: beritasatu.com

Salah satu penjual cabai, Nanang, di Pasar Anyar, Jalan MA Salmun, Kota Bogor, Selasa (9/3). Foto: beritasatu.com

Harga Cabai Meroket, Rp 10.000 Dapat 12 Buah

Selasa, 9 Maret 2021 | 11:39 WIB
Vento Saudale

BOGOR, investor.id – Selama sepekan terakhir, harga cabai terus meroket hingga menyentuh Rp 120.000 per kilogram (kg). Di pasar tradisional Anyar, Kota Bogor, pembeli yang mengeluarkan uang Rp 10.000, hanya bisa mendapatkan 12 buah cabai rawit.

Pedagang sayuran, Nanang (34) menuturkan, harga untuk cabai rawit kualitas baik mencapai Rp 120.000 per kilogram (kg). Sementara, untuk cabai kualitas rendah dihargai Rp 100.000 per kg.

"Biasanya, kualitas baik untuk masakan olahan. Kalau yang kualitas rendah, dipakai untuk dihancurkan menjadi bahan sambal," terang dia.

Menurut Nanang, harga cabai memang sudah naik selama satu pekan terakhir. Para pedagang biasanya mendapatnya dari pengepul di daerah Cianjur dan Cimahi.

"Stok pasokannya kurang. Alasannya kerena cuaca, sehingga panen cabai berkurang, dan otomatis harganya naik," jelas dia.

Pedagang lain, Anwar, mengatakan, cabai rawit merah mengalami kenaikan harga yang paling signifikan, dari semula Rp 80.000 per kg pada akhir Februari menjadi Rp 120.000 per kg. Sementara untuk harga cabai merah kriting hanya naik sekitar Rp 5.000 dari harga semula Rp 60.000 per kg.

"Jual cabai sekarang susah. Jangankan penjual, pembeli saja susah. Pembeli sekarang Rp 10.000 hanya dapat 12 buah," keluh Anwar.

Dia pun berharap, harga cabai berangsur membaik, khususnya menjelang awal Ramadan nanti. Dengan begitu, gairah penjual sayuran di pasar tradiosional kembali membaik.

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN