Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Keuangan. Foto: IST

Menteri Keuangan. Foto: IST

Hibah Rp 3,3 Triliun Dorong Industri Pariwisata Terdampak Covid-19

Sabtu, 31 Oktober 2020 | 11:34 WIB
dan Sanya Dinda ,Prisma Ardianto (prisma.ardianto@beritasatumedia.com) ,Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan, hibah sebesar Rp 3,3 triliun bagi sektor pariwisata dimaksudkan untuk mendorong industri pariwisata yang sangat terdampak pandemi Covid-19 agar bangkit kembali. Hibah ini sekaligus membantu pemerintah daerah (pemda) untuk menyiapkan lingkungan wisata yang bersih, sehat, dan sesuai dengan protokol Covid-19, terutama bagi industri hotel dan restoran.

Pemberian hibah ini didasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 46 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Hibah dari Pemerintah Pusat Kepada Pemerintah Daerah dalam Rangka Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Dampak Akibat Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), serta Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 23/KM.7/2020 tentang Tahapan Penyaluran Hibah Pariwisata dalam Rangka Pemulihan Ekonomi Nasional TA 2020.

Melalui KMK Nomor 23/ KM.7/2020 itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menetapkan sejumlah kriteria daerah yang berhak menerima hibah pariwisata. Pertama, merupakan 10 destinasi prioritas pariwisata (DPP) dan lima destinasi super prioritas (DSP).

Kriteria penerima hibah stimulus
Kriteria penerima hibah stimulus

Kedua adalah ibukota provinsi. Ketiga, merupakan destinasi branding. Keempat, daerah tersebut menghasilkan minimal pajak hotel dan pajak restoran (PHPR) sebanyak 15% dari pendapatan asli daerah (PAD) tahun anggaran 2019. Kelima, termasuk daerah 100 Calendar of Event (CoE).

Sedangkan kriteria hotel dan restoran penerima hibah pariwisata adalah pertama, merupakan hotel dan restoran yang sesuai database wajib pajak hotel dan restoran di daerah penerima hibah. Kedua, hotel dan restoran masih berdiri dan beroperasi hingga Juli 2020. Ketiga, hotel dan restoran memiliki perizinan berusaha.

Terkait syarat teknis hibah pariwisata, pemda yang menghitung alokasi bantuan kepada hotel dan restoran. Ini berdasarkan proporsi kontribusi penyetoran pajak hotel dan pajak restoran (PHPR) ke kas daerah (kasda) dari masing-masing pengusaha hotel dan restoran sepanjang tahun 2019. Mekanisme penyaluran tahap I sebesar 70% untuk pengusaha (industri) hotel dan restoran. Sedangkan tahap II sebesar 30% untuk injeksi kas daerah jika minimal 50% dana tahap I telah diteruskan pemda kepada industri pariwisata.

BPKP Lakukan Pengawalan

Realisasi pencairan stimulus penanganan Covid-19
Realisasi pencairan stimulus penanganan Covid-19

Sementara itu Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) akan melakukan pengawalan dan pengawasan terhadap dana hibah yang diberikan oleh pemerintah supaya tepat sasaran, dan mampu membangkitkan sektor ekonomi di bidang pariwisata.

“Kami (BPKP) siap melakukan pendampingan dan pengawasan implementasi dana hibah untuk sektor pariwisata supaya roda perekonomian di tempat-tempat wisata bisa kembali pulih,” ucap Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh dalam pernyataan resmi yang diterima pada Jumat (30/10).

Menurut dia, kriteria daerah yang mendapatkan dana hibah harus betul-betul dikerjakan secara cepat dan tepat. Pasalnya, rencana pencairan dana hibah akan dilakukan hingga Desember 2020 mendatang.

“Bagi daerah yang mendapatkan dana hibah dari pemerintah pusat, harus betul-betul dijelaskan kriterianya seperti apa. Ini termasuk pengadaannya,” ucap Ateh. (esa/ns/th/tm/en)

Baca juga https://investor.id/business/stimulus-pariwisata-rp-38-t-gerakkan-ekonomi-rakyat

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN