Menu
Sign in
@ Contact
Search
Sri Mulyani. (Foto: Antara)

Sri Mulyani. (Foto: Antara)

Hingga Agustus, Realisasi Kompensasi dan Subsidi Capai Rp 244,6 T

Senin, 26 September 2022 | 19:06 WIB
Triyan Pangastuti (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Keuangan mengungkapkan realisasi belanja kompensasi dan subsidi hingga akhir Agustus telah mencapai Rp 244,6 triliun.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, kompensasi hingga Agustus realisasinya Rp 104,8 triliun atau 35,7% dari yang dialokasikan Rp 293,5 triliun. Kompensasi ini digunakan untuk pembayaran kewajiban pemerintah atas penugasan penyediaan pasokan BBM dan listrik dalam negeri.

"Kompensasi BBM sudah dibayarkan Rp 104,8 triliun dari kami anggarkan Rp 293,5 triliun  dan ini untuk membayar kompensasi listrik dan BBM 2021 dan semester I-2022," ucap Menkeu dalam Konferensi Pers APBN kITA, Senin (26/9/2022).

Baca juga: Harga Minyak Dunia Turun Tapi BBM Naik, Ini Penjelasan Sri Mulyani

Menkeu memproyeksi pembayaran kewajiban pemerintah atas penggunaan penyediaan pasokan BBM dan listrik akan melonjak pada Semester II tahun ini. Namun ia enggan menjelaskan lebih rinci berapa pembengkakannya.

Adapun pantauan pertumbuhan volume solar dan pertalite 14 hari sebelum dan sesudah kenaikan harga BBM. Untuk solar JBT tercatat minus 10,1% dan pertalite minus 6,7%.

Baca juga: Agustus Deflasi 0,21%, Sri Mulyani Sebut Sesuai Perkiraan

Sementara itu, untuk subsidi realisasinya mencapai Rp 139,8 triliun atau 49,2% dari pagu Rp 283,7 triliun. Realisasi subsidi ini tercatat lebih tinggi dibandingkan tahun 2021.

"Peningkatan realisasi subsidi dipengaruhi oleh peningkatan volume penyaluran barang bersubsidi dan kenaikan ICP," paparnya. 

Baca juga: Sri Mulyani ‘Pede’ Ekonomi Kuartal III Tumbuh di Atas 5%

Secara rinci realisasi subsidi ini mencakup subsidi energi dan nonenergi. Berdasarkan penyalurannya,  BBM mencakup solar dan minyak tanah realisasi penyaluran 10,2 juta kilo liter, LPG 3 kg mencapai 4,5 juta metrik ton.

"Penyaluran lsitrik bersubsidi menjadi 38,6 juta pelanggan dibandingkan tahun 2021 37,7 juta pelanggan," jelas Menkeu. 

Sementara itu, pupuk penyalurannya 5,1 juta ton dibandingkan tahun 2021 sebesar 4,9 juta ton, subsidi perumahan 105 ribu unit dan penyaluran KUR mencapai Rp 236,8 triliun.

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com