Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Perekonomian dan Kepala PCPEN Airlangga Hartarto. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Menko Perekonomian dan Kepala PCPEN Airlangga Hartarto. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Hingga Juli 2021, Anggaran PCPEN Terserap 41%

Senin, 2 Agustus 2021 | 23:56 WIB
Lenny Tristia Tambun

JAKARTA, investor.id  - Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Pengendalian Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan realisasi penyerapan anggaran PCPEN hingga Juli 2021 telah mencapai 41% atau Rp 305,5 triliun dari total anggaran sebesar Rp 744,75 triliun.

“Lalu untuk program pemulihan ekonomi, (serapannya) sudah mencapai Rp 305,5 triliun atau sebesar 41%,” kata Airlangga Hartarto dalam konferensi pers yang ditayangkan melalui YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/8/2021).

Ia merincikan, realisasi serapan program kesehatan sebesar Rp 65,55 triliun, program perlindungan sosial Rp 91,84 triliun, serta program dukungan UMKM dan korporasi Rp 52,43 triliun.

Selanjutnya, serapan anggaran program prioritas sudah mencapai Rp 47 triliun dari pagu anggaran Rp 117,94 triliun. Kemudian program insentif usaha realisasi serapannya mencapai Rp 43,35 triliun dari pagu anggaran Rp 62,83 triliun.

Agar realisasi penyerapan anggaran PCPEN dapat meningkat, Airlangga mengatakan pemerintah akan mempercepat bantuan sosial yang akan diberikan kepada masyarakat dan pelaku usaha.

“Pemerintah terus mengembangkan dan mempertimbangkan aspek kesehatan dalam pengendalian Covid-19, termasuk aspek sosial ekonomi. Untuk mengurangi beban masyarakat ini, Pemerintah mendorong percepatan penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat,” ujar Airlangga Hartarto.

Diantaranya, bantuan UMKM, pedagang kaki lima (PKL) dan warung, menurut Airlangga mekanismenya sedang difinalisasikan. Diharapkan bantuan tersebut sudah bisa dijalankan melalui TNI dan Polri.

“Regulasinya sudah disiapkan dan ini akan dibagikan kepada 1 juta target dengan besaran Rp 1,2 juta per orang,” terang Airlangga Hartarto.

Lebih lanjut, Airlangga mengungkapkan, program bantuan sosial tambahan sudah terealisasi sebesar Rp 5,15 triliun untuk 7,55 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Hingga Juli 2021, kartu sembako sudah terealisasi sebanyak Rp 9,4 triliun untuk 15,67 juta KPM. Serta, program BLT desa tersedia Rp 1,49 triliun untuk 2,18 juta KPM.

“Kemudian bantuan subsidi upah yang mulai berjalan dan Banpres produktif usaha mikro mulai diluncurkan Presiden 30 Juli lalu," papar Airlangga Hartarto.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN