Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menko Perekonomian dan Kepala PCPEN Airlangga Hartarto. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Menko Perekonomian dan Kepala PCPEN Airlangga Hartarto. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Hingga Juli Realisasi PEN Baru 41,02%.

Senin, 2 Agustus 2021 | 21:10 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) hingga Juli baru sebesar Rp 305,5 triliun. Angka tersebut setara dengan 41,02% dari total pagu sebesar Rp 744,75 triliun.

Menurutnya data realisasi dana tersebut telah tersalurkan dalam lima program sejak awal tahun hingga akhir Juli 2021. Pertama, realisasi anggaran kesehatan sebesar Rp 65,5 triliun, setara 30,4% dari pagu Rp 214,95 triliun.

Kedua, realisasi anggaran perlindungan sosial sebesar Rp 91,84 triliun, sama dengan 48,89% terhadap total anggaran Rp 187,84 triliun. Ketiga, realisasi dukungan program Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan korporasi sebesar Rp 52,52 triliun setara dengan 32,58% dari pagu Rp 161,2 triliun.

“Keempat, realisasi program prioritas sebesar Rp 47 triliun, setara dengan 39,85% terhadap total anggaran sebesar Rp 117,94 triliun.  Kelima, realisasi insentif dunia usaha sebesar Rp 43,35 triliun, atau sama dengan 68,9% terhadap pagu sebesar Rp 62,83 triliun,” tutur Airlangga dalam Konferensi Pers, Senin (2/8).

Terkait perkembangan kasus Covid-19 masih fluktuatif, namun sudah ada perbaikan dari  beberapa indikator. Oleh karena itu, pemerintah mendorong upaya perbaikan antara lain di tingkat hulu adalah peningkatan testing yang mencapai target minimal testing per hari dan sudah didorong melalui instruksi Mendagri.

Bahkan di beberapa daerah,  tingkat testingnya cukup memenuhi target kenaikan. Artinya masih beberapa persen terjadi kenaikan keseluruhannya 50% secara rerata seperti di Tarakan 78,5% terkait testing harian, Jayapura 73,1, Pekanbaru 67,9%, Makassar 62,2%.

“Peningkatan tracing oleh tracer juga nanti dipersiapkan terkait dengan digital tracing, didorong penggunaan masker dan target vaksinasi daerah.

Sementara itu, beberapa daerah di luar Pulau Jawa persentasi sudah di atas nasional, Medan 33,39%, Makassar 39,41, Banjarmasin 26,9, Pekanbaru 42, Banjarbaru 27%, Jayapura 41,62% Kepulauan Riau sudah tinggi di atas 60%,” tegasnya.

Sementara dari sisi perlindungan akan digeber guna selama periode kuartal III-2021, sejalan dengan perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

“Kita harapkan semua ini dapat menjaga ekonomi selama PPKM berlangsung,” tuturnya. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN