Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Umum Hipmi Jatim Rois Sunandar Maming bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai penyerahan bantuan beras di Surabaya, Minggu (12/9/2021). Foto: Istimewa

Ketua Umum Hipmi Jatim Rois Sunandar Maming bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa usai penyerahan bantuan beras di Surabaya, Minggu (12/9/2021). Foto: Istimewa

Hipmi Jatim Salurkan 25 Ton bagi MBR di Jatim

Minggu, 12 September 2021 | 21:56 WIB
Amrozi Amenan (ros_amrozi@yahoo.com)

SURABAYA, investor.id - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Jawa Timur menyalurkan bantuan 25 ton untuk Masyarkat Berpenghasilan Rendah (MBR) atau miskin di Jatim.

“Penyaluran bantuan beras ini merupakan rangkaian kegiatan Hipmi Pusat dengan Hipmi Daerah untuk membantu pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat miskin di masa pandemi,” kata Ketua Umum Hipmi Jatim Rois Sunandar Maming usai penyerahan bantuan dan diterima langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Surabaya, Minggu (12/9/2021).

Selain bantuan pangan, lanjut Rois, Hipmi Jatim bersama Hipmi Pusat juga telah melaksanakan vaksinasi di beberapa wilayah di Jatim seperti di Gresik 15 ribu dosis vaksin, Bangkalan 1.000 dosis vaksin, Probolinggo 500 dosis dan Banyuwangi 500 dosis.

“Kami juga akan menggelar vaksinasi di Bandara Juanda akhir September sebanyak 5.000 dosis vaksin. Kenapa kami memilih Juanda, karena Juanda adalah pintu masuk perekonomian Jatim dan di sana ada banyak teman-teman pekerja yang kesulitan mendapatkan vaksin karena persyaratan vaksin yang memberatkan mereka,” ujarnya.

Sementara Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi bantuan beras yang diberikan Hipmi Jatim dan akan disalurkan dengan sebenar-benarnya.

“Saya ucapkan terimakasih, ini adalah bagian dari solidaritas sosial  yang dilakukan Hipmi untuk menyapa masyarakat Jatim,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya bantuan ini maka tingkat kemiskinan di Jatim bisa diminimalisir. Sementara jumlah masyarakat miskin di Jatim pada semester I/2021 tercatat mengalami penurunan, utamanya di pedesaan turun sebesar 33.246 jiwa, tetapi di perkotaan naik 20.000 jiwa.

“Semua akan berubah dengan adanya bantalan sosial. Artinya kedalaman dan keparahan itu menipis, kalau mereka diberi bantalan-bantalan sosial seperti ini kemungkinan yang parah dan yang dalam akan makin mendekati garis kemiskinan. Kalau makin mendekati, dikasih intervensi sedikitnya saja, maka mereka akan masuk pada kategori tidak miskin,” tutur Khofifah.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN