Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pekerjaan konstruksi tol Indralaya-Prabumulih

Pekerjaan konstruksi tol Indralaya-Prabumulih

Hutama Karya Percepat Penyelesaian Konstruksi Tol Indralaya - Prabumulih

Rabu, 17 Februari 2021 | 15:22 WIB
Muawwan Daelami (muawwan@beritasatumedia.com)

OGAN ILIR – PT Hutama Karya (Persero) (Hutama  Karya) bersama anak perusahaannya PT HK Infrastruktur (HKI) dan PT Hakaaston (HKA) mempercepat penyelesaian konstruksi Tol Indralaya - Prabumulih sepanjang 65 Km.

Tol Indralaya – Prabumulih merupakan bagian dari ruas Sp. Indralaya – Muara Enim sepanjang (119  Km) yang masuk koridor pendukung Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) yakni ruas Palembang – Bengkulu  sepanjang 330 Km.  

Direktur Operasi I Hutama Karya Suroto  menyampaikan bahwa pekerjaan konstruksi Tol Indralaya – Prabumulih dimulai sejak pertengahan 2020 lalu dan saat ini progresnya cukup signifikan.

"Kami berharap, tol perluasan dari Tol Palembang – Indralaya ini rampung sesuai target. Tentunya, dengan dukungan baik dari seluruh pihak terkait dalam pembangunan tol ini," kata Suroto dalam keterangan resminya, Rabu (17/2).

Ia menerangkan bahwa Tol Indralaya – Prabumulih terbagi menjadi enam zona di mana pekerjaan konstruksi saat ini berada di zona I hingga III dengan total konstruksi 30%. Sedangkan zona IV sampai VI masih tahap pembebasan lahan dengan progres keseluruhan mencapai 44%. 

Selain itu, lanjut Suroto, dalam pembangunan Tol Indralaya - Prabumulih, Hutama Karya juga bersinergi dengan PT HK Infrastruktur (HKI) sebagai kontraktor dan PT Hakaaston (HKA) selaku penyuplai kebutuhan aspal dan beton. 

Direktur Utama HKA Dindin Solakhuddin menyampaikan bahwa bukan hanya fokus mencapai target, tetapi HKA juga memperhatikan kualitas penggunaan aspal yang baik dalam pembangunan tol tersebut.

"Kami sebagai penyedia aspal dan beton di sepanjang Tol Undralaya – Prabumulih sangat memerhatikan kualitas aspal yang digunakan," ujar Dindin.

Lebih jauh, aspal yang digunakan juga sesuai dengan spesifikasi yakni penetrasi 60/70 berdasarkan ketentuan RSNI  S-01-2004 yang dinilai memiliki properti dan kinerja baik dengan struktur reologi andal. 

Sehingga dengan kualitas tersebut, Dindin berharap  dapat menunjang ketahanan aspal dalam jangka  waktu yang lama setelah tol mulai dioperasikan.

Hingga saat ini, dilaporkan proses pengaspalan Tol Indralaya – Prabumulih berada di zona I hingga III dengan presentasi 1,5% atau 5.866 ton dari total kebutuhan aspal untuk ketiga zona tersebut yakni 401.055  ton. 

“Saat ini, kami memiliki jumlah produksi aspal rata-rata 190 ton per hari untuk pembangunan Tol  Indralaya – Prabumulih," tutur dia.

Untuk memenuhi kebutuhan produksi aspal yang terus meningkat, ia juga bakal menyiapkan minimal  4 unit Asphaltt  Mixing  Plant (AMP) dengan total  kapasitas 94.000 ton per bulan. Dari keempat unit  tersebut, 2 unit AMP akan berlokasi di Musi 2  Palembang dan sisanya berlokasi di Sejaro Sakti  Indralaya serta Prabumulih.

 

Editor : Hari Gunarto (hari_gunarto@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN