Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Suasana Apel Siaga dan Doa bersama di Jalan Tol Pekanbaru - Dumai

Suasana Apel Siaga dan Doa bersama di Jalan Tol Pekanbaru - Dumai

DUKUNG LARANGAN MUDIK,

Hutama Karya Perketat dan Optimalisasi Layanan Tol Trans Sumatera

Jumat, 7 Mei 2021 | 15:40 WIB
Muawwan Daelam

JAKARTA, investor.id  - PT Hutama Karya (Persero), pengelola Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) mendukung kebijakan Pemerintah melarang Mudik Lebaran 2021 dengan menyiapkan pelayanan optimal bagi pengguna jalan yang diizinkan melintas. Di sisi lain, beberapa titik di JTTS diberlakukan penyekatan. 

Kebijakan Pemerintah melarang Mudik Lebaran 2021 secara resmi tertuang dalam Surat Edaran (SE) Kepala Satgas Penanganan Covid-19 No.13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik Lebaran 2021. 

Direktur Operasi III Hutama Karya, Koentjoro menyatakan pada prinsipnya Perseroan mendukung sepenuhnya arahan Pemerintah mengenai kebijakan larangan mudik. 

"Kami sangat mendukung arahan Pemerintah dengan  meniadakan mudik agar penyebaran Covid-19 menurun dan keadaan cepat membaik. Namun, berbagai persiapan tetap harus dilakukan demi memberikan pelayanan optimal bagi pengguna jalan yang diperbolehkan melintas," kata Koentjoro dalam keterangan tertulisnya, Jumat (7/5).

Apel siaga petugas tol di Jalan Tol Terpeka, Lampung
Apel siaga petugas tol di Jalan Tol Terpeka, Lampung

Untuk itu, perusahaan memastikan seluruh kegiatan pendistribusian barang tetap berjalan lancar dengan mengikuti peraturan yang berlaku.

“Kendaraan barang tetap diperbolehkan melintas asalkan  tidak membawa penumpang dan sudah sesuai dengan  peraturan yang berlaku,”  tutur Koentjoro.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, sampai saat ini persiapan Hutama Karya menghadapi momen Hari Raya Idul Fitri 1442 H adalah melakukan patroli 24 jam dengan mendirikan pos pengamanan berkoordinasi dengan pihak kepolisian daerah dan dipantau melalui 636 unit CCTV di setiap satu kilometer.

Selain itu, Hutama Karya juga mengoptimalisasi fasilitas umum seperti rest area, bengkel gratis, masjid, hingga memastikan suplai BBM dari setiap SPBU tersedia. Termasuk memberikan pelayanan cek kesehatan gratis di rest area. 

Pun yang tidak kalah penting, melakukan perbaikan di berbagai titik yang mengalami kerusakan dan mempersiapkan Standby Coldmix sehingga bilamana terjadi kerusakan dapat segera diperbaiki.

Titik penyekatan
Pada bagian lain, Koentjoro juga menyebut titik-titik penyekatan yang akan diberlakukan pihak kepolisian dan  Dinas Perhubungan daerah setempat di beberapa titik JTTS, tepatnya di Gerbang Tol Bakauheni Selatan di Ruas  Bakauheni – Terbanggi Besar, KM 240 Simpang Pematang  di Ruas Terbanggi Besar – Pematang Panggang – Kayu Agung dan Akses Gerbang Tol Dumai di Ruas Pekanbaru - Dumai. 

Ia juga mengingatkan bahwa pengguna jalan harus menunjukkan surat tes Rapid Antigen/Swab PCR dengan keterangan negatif, baru setelahnya akan diperbolehkan melintas dengan syarat-syarat lainnya sesuai peraturan pembatasan kendaraan yang boleh melintas. 

Pengecekan Kendaraan di GT Dumai
Pengecekan Kendaraan di GT Dumai

Peraturan pembatasan klendaraan sejalan dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 13 Tahun 2021 mengenai kendaraan yang boleh beroperasi pada (6/5)  hingga (17/5).

Adapun kendaraan-kendaraan yang dimaksud seperti Kendaraan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia, Kendaraan Dinas Operasional dengan tanda nomor kendaraan bermotor dinas Aparatur Sipil Negara, Tentara Nasional Idonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia yang digunakan untuk  dinas,

Kendaraan pemadam kebakaran, ambulans dan mobil  jenazah, kendaraan yang digunakan untuk keperluan mendesak non-mudik seperti bekerja atau perjalanan dinas,  kendaraan barang dengan tidak membawa penumpang,  Kendaraan yang  mengangkut repatriasi pekerja imigran  Indonesia, WNI terlantar serta pelajar di luar begeri, dan  operasional  lainnya berdasarkan pertimbangan lalu lintas.

Proyeksi Lalin JTTS Turun 23%
Dengan adanya larangan mudik dan pembatasan kendaraan yang melintas ini, Hutama Karya telah memprediksi bahwa proyeksi lalu lintas di JTTS akan menurun hingga 23% dibanding lalu lintas normal sebelum penyekatan. 

Namun demikian, manajemen optimistis penurunan lalin tidak akan signifikan dibanding Lebaran tahun lalu seiring dengan bertambahnya ruas-ruas di JTTS.

"Kami berharap, bertambahnya ruas ini turut berdampak terhadap total lalu lintas di JTTS pada libur Lebaran tahun ini," tutup Koentjoro. 

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN