Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ketua Tim Juri Sigit Pramono membacakan keputusan Dewan Juri. FOTO: DAVID GITA ROZA

Ketua Tim Juri Sigit Pramono membacakan keputusan Dewan Juri. FOTO: DAVID GITA ROZA

IIPG: Baru 11,3% Daerah yang Miliki Tata Kelola Baik

Arnoldus Kristianus, Kamis, 12 September 2019 | 22:32 WIB

JAKARTA, investor.id – Koordinasi pemerintah pusat dan daerah yang baik dinilai akan mendorong pertumbuhan ekonomi. Kebijakan pemerintah pusat pun tidak akan berjalan baik jika tata kelola di pemerintah daerah tidak berjalan dengan baik. Untuk memperbaiki tata kelola itu harus ada pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan membangun sistem penganggaran berbasis kinerja.

“Dari total 548 provinsi, kabupaten dan kota, yang tata kelolanya baik baru 52, artinya baru 11,3%. Kalau kita percaya teori perubahan bahwa 20% dari populasi baru akan berdampak untuk keseluruhan. Maka harus ada perbaikan tata kelola pemerintahan,” ucap Ketua Umum Indonesia Institute for Public Governance (IIPG) Sigit Pramono di Financial Hall, Jakarta, Kamis (12/9).

Menurut dia, pertumbuhan ekonomi domestik masih stagnan di 5% karena baru 11,3% daerah yang terkelola dengan baik. Masih butuh perjuangan untuk meningkatkan jumlah daerah dengan tata kelola baik sampai di kisaran 20%. “Saya yakin jika jumlah pemerintah daerah yang terkelola meningkat maka pertumbuhan ekonomim akan meningkat ke 7%,” ucap Sigit.

Ia mengatakan, tata kelola pemerintahan yang kurang baik juga berdampak pada penyelewengan yang dilakukan. Saat ini, kasus operasi tangkap tangan yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) umumnya melibatkan korporasi dan lembaga publik. “Oleh karena itu, sejak tiga tahun lalu kami juga fokus melakukan pelatihan terhadap pemerintah provinsi, pemerinta kabupaten, dan pemerintah kota,” ucap dia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA