Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Aviliani

Indef: Hilirisasi akan Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 8 September 2021 | 16:49 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah disarankan untuk terus melakukah hilirisasi agar bisa menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang maksimal. Selama ini dukungan hilirisasi dinilai masih rendah ke pertumbuhan ekonomi.

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan, kegiatan hilirisasi akan  membantu transformasi ekonomi dan penerimaan negara. Sebab saat Indonesia hanya  menjual barang primer kondisi perekonomian sangat tergantung pada harga komoditas.

“Sehingga ini bisa menciptakan kondisi yang selalu naik dan turun dan tidak mencapai stabilisasi. Jadi kalau harga naik dan turun itu kemiskinan baru turun pajak juga akhirnya tidak stabil selalu naik dan turun tergantung pada harga komoditas,” ucap Aviliani dalam seminar daring pada Rabu (8/9).

Aviliani mengatakan dengan adanya hilirisasi akan mengurangi terjadi deindustrialisasi di Indonesia. sebab sejak tahun 2015 sudah terjadi penurunan yang cukup signifikan di sektor industri.  Pemerintah harus melakukan upaya peningkatan nilai tambah produk ekspor. Dia menuturkan negara maju sudah mulai menerapkan kebijakan proteksionisme.

“Sehingga arah kebijakan setiap negara pada akhirnya harus melakukan global value chain. Dan juga harus bicara tentang apa yang kita punya dan yang mereka punya,” ucap Aviliani.

Kebijakan perdagangan akan melihat apa yang dibutuhkan dari negara lain dan apa yang dihasilkan dari negara lain. Pemerintah Indonesia harus melihat produk-produk potensial yang bisa diekspor dan melihat produk apa yang dibutuhkan dari luar negeri. Tidak bisa langsung langsung menghasilkan produk baru mencari negara tujuan,

“Oleh karena itu memang harus memberdayakan para duta besar kita ya karena duta besar yang bagus itu mampu untuk memberikan informasi ke Indonesia mengenai produk yang dibutuhkan di sana,” ucap Aviliani.

Saat kondisi industri meningkat maka ekspor meningkat dan defisit transaksi berjalan akan menurun. Tujuan hilirisasi sendiri adalah untuk meningkatkan nilai tambah ekspor. Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan agar ekspor dan investasi dapat menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi.

“Harus ada kompensasi kalau konsumsi turun berarti kita harus meningkatkan ekspor,” imbuh Aviliani.

Proses hilirisasi juga dilakukan untuk mengoptimalkan  devisa. Aviliani menuturkan  ketergantungan terhadap dana asing itu masih sangat tinggi jika pemerintah tidak meningkatkan daya saing khususnya di industri maka nilai tukar rupiah akan semakin melemah.   

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN