Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok

peti kemas di pelabuhan Tanjung Priok

Indonesia Perkuat Ekspor ke Kawasan Pasifik

Minggu, 14 Juli 2019 | 20:21 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus berupaya memperkuat ekspor ke pasar internasional, termasuk ke kawasan Pasifik. Salah satu upaya yang ditempuh adalah dengan menggelar Misi Dagang ke Selandia Baru pada 9-14 Juli 2019.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag Arlinda mengatakan, Selandia Baru dan negara di kawasan Pasifik merupakan mitra dagang yang potensial bagi Indonesia. Pada misi dagang kali ini, Kemendag memfasilitasi 30 perusahaan yang bergerak di sektor kopi, fashion dan tekstil, jasa tenaga kerja, furnitur, produk kecantikan, makanan dan minuman, agrikultur, niaga elektronik, telekomunikasi, infrastruktur, percetakan, pariwisata dan perhotelan, ban mobil dan otomotif, energi, pertambangan, pupuk serta jasa keuangan.

"Misi dagang ini menjadi peluang bagi pengusaha Indonesia untuk membangun jejaring bisnis di luar negeri," ujar dia dalam keterangan resminya, Minggu (14/7).

Selama misi dagang tersebut, menurut Arlinda, pihaknya telah melakukan kegiatan penjajakan kesepakatan dagang pada 12 Juli 2019. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara paralel dengan forum bisnis dan investasi.

Dia melanjutkan, misi dagang ke Selandia Baru dirangkai dengan Pameran The First Pacific Exposition pada 12-14 Juli 2019. Ajang ini merupakan pameran pariwisata, perdagangan, investasi dan budaya yang diikuti 50 perusahaan dari 20 negara di wilayah Pasifik.

"Kegiatan ini sebagai bentuk diplomasi ekonomi dan dukungan Indonesia untuk negara-negara Pasifik selatan," tegas dia.

Arlinda menerangkan, kegiatan The First Pacific Exposition merupakan inisiasi kedutaan besar RI Wellington, Selandia Baru. Pameran tersebut menampilkan produk jasa, industri pariwisata, serta peluang investasi di negara Pasifik. Stan Indonesia menampilkan produk-produk unggulan Indonesia Timur yang diwakili 5 provinsi, yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, dan Nusa Tenggara Timur.

Dalam catatan Kementerian Perdagangan, total perdagangan Indonesia dengan negara kawasan pasifik pada 2018 tercatat sebesar US$ 10 miliar. Pada periode Januari-Maret 2019, total perdagangan Indonesia dengan kawasan pasifik mencapai US$ 2 miliar. Produk ekspor Indonesia ke kawasan Pasifik adalah elektronik, kelapa sawit, ban, dan tembakau.

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN