Menu
Sign in
@ Contact
Search
Konfrensi Pers Sial Interfood 2022 di Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Rabu (2/11/2022) (Foto: Leonard AL Cahyoputra)

Konfrensi Pers Sial Interfood 2022 di Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Rabu (2/11/2022) (Foto: Leonard AL Cahyoputra)

Indonesia Spice Up the World Hadir di Sial Interfood 2022

Rabu, 2 Nov 2022 | 14:55 WIB
Leonard AL Cahyoputra (leonard.cahyoputra@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id -Indonesia Spice Up the World (ISUTW) merupakan progam pemerintah dalam mempromosikan lima makanan khas nasional: rendang, nasi goreng, sate, soto, dan gado-gado. ISUTW  akan hadir di Pameran makanan dan minuman berskala internasional The Global Food Marketplace atau Salon Internasional de I'alimentation (Sial Interfood), yang akan digelar pada 9 hingga 12 November 2022 di Jakarta Internasional Expo Kemayoran.

Dirjen Industri Kecil, Menengah, dan Aneka Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Reni Yanita mengatakan, ISUTW merupakan program bersama lintas kementerian dan lembaga untuk mendukung peningkatan kontribusi dan nilai tambah sub sektor kuliner bagi perekonomian nasional. Program ini memiliki target peningkatan jumlah ekspor bumbu/rempah sebesar US$2 miliar dan mendorong 4.000 restoran Indonesia go international di mancanegara pada 2024.

Dia menerangkan, program ini dilakukan dalam upaya memopulerkan bumbu masak Indonesia sehingga popularitas rempah-rempah Indonesia dapat menyaingi dan tidak kalah oleh bumbu rempah-rempah Oriental, Thailand, dan Vietnam. “Indonesia Spice Up the World (ISUTW) akan hadir di SIAL Interfood dengan dukungan  penuh dari Asosiasi Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI),” kata Reni dalam konfrensi pers di gedung Kemenperin, Jakarta, Rabu (2/11/2022).

CEO Krista Exhibition Daud Salim menerangkan, pameran Sial Interfood 2022 kali ini terasa istimewa karena kembali dilaksanakan setelah hampir tiga tahun vakum akibat pandemi Covid 19. Dia mengungkapkan, Sial Interfood 2022 akan diikuti lebih dari 750 perusahaan berasal dari 27 negara seperti Australia, Belanda, China, India, Indonesia, Iran, Italia, Jepang, Jerman, Kanada, Korea Selatan, Malaysia, Mesir, Oman, Pakistan, Palestina, Perancis, Polandia, Saudi Arabia, Singapore, Taiwan, Thailand, Turki, Uruguay, USA, Vietnam, Yunani. Pameran ini juga akan diselenggarakan bersamaan dengan Pameran F&B License Franchise, SeaFood Show of Asia, dan INAShop Expo 2022 yang diyakini dapat menarik pengunjung dalam dan luar negeri setidaknya 82 ribu.

Advertisement

“Peserta pameran tahun ini didominasi oleh industri lokal, yakni sekitar 82%, sedangkan peserta dari luar negeri mengalami penurunan. Kami bangga dapat menyelenggarakan pameran Sial Interfood 2022 sebagai barometer untuk mendorong bangkitnya Industri kuliner dan horeca di Tanah Air, " kata Daud.

Pameran Sial Interfood menampilkan berbagai jenis produk unggulan makanan dan minuman sampai pada kemasannya seperti makanan olahan, bahan dasar susu dan keju, daging dan daging olahan, ikan, hasil laut, buah sayuran, teh, gula, coklat, makanan dan minuman kebugaran dan kesehatan, makanan beku, es krim, gelato, pizza, makanan organik, makanan siap saji, makanan kalengan, bahan untuk bakery, hingga makanan minuman beralkohol.
"Pameran akan menampilkan secara lengkap mesin peralatan dan aksesoris terbaru untuk memasak dan produk-produk inovatif lainnya yang pasti dibutuhkan oleh Cafe, Restaurant Catering, dan Hotel guna dapat mengolah dan menyajikan makanan bercita rasa dan berkualitas tinggi dan variasi yang banyak dengan cepat," kata dia.

Baca juga: Dukung Program Jokowi ‘Indonesia Spice Up The World’, Dubes RI di Bulgaria Konkretkan ‘Rendang Goes to Europe

Daud menerangkan, pameran ini dimaksudkan untuk mempermudah para pelaku usaha dalam mencari informasi dan produk di bidang usaha makanan minuman, Ho, Re, Ca sehingga dapat melihat aneka pilihan yang sesuai dengan arah perkembangan usaha yang digelutinya sesuai dan tepat guna sehingga dapat berkembang dengan pesat.

Dia mengatakan, kesuksesan SIAL INTERFOOD 2022 adalah berkat dukungan Pemerintah beserta asosiasi seperti Gabungan Pengusaha Makanan Minuman (GAPMMI), Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI), Asosiasi Pengusaha Pengolahan Dan Pemasaran Produk Perikanan Indonesia (AP5I), Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO), Association of Culinary Professionals (ACP), Indonesian Chef Association (ICA), dan Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia (APJI).

Selain itu, ada Perkumpulan Penyelenggara Jasa Boga Indonesia (PPJI), Asosiasi Teh Indonesia (ATI), Dewan Kakao Indonesia (DEKAINDO), Specialty Coffee Association of Indonesia (SCAI), Gabungan Eksportir Kopi Indonesia (AEKI), Perkumpulan Petani dan Penggiat Kopi Indonesia (Asosiasi Kopi Indonesia-ASKI), Asosiasi Perusahaan Pameran Indonesia (ASPERAPI), dan Federasi Pengemasan Indonesia (IPF). 

Editor : Leonard (severianocruel@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com