Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri LHK Siti Nurbaya. Sumber: BSTV

Menteri LHK Siti Nurbaya. Sumber: BSTV

Indonesia-Korea Terus Lanjutkan Kerja Sama Bidang Kehutanan

Minggu, 27 September 2020 | 13:28 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya mengatakan bahwa kerjasama bidang kehutanan antara Indonesia-Korea cukup menggembirakan dan mempunyai prospek yang cukup cerah.

“Kedua negara sudah menandatangani perjanjian Kerangka Kerjasa Sama Program Prioritas Kehutanan, Revitalisasi Korea-Indonesia Forest Center dan penandatanganan perjanjian proyek rehabilitasi lahan gambut bekas terbakar,” ujarnya pada pertemuan 24th Indonesia-Korea Forest Cooperative Committee (IKFCC) yang dilaksanakan secara virtual, Jumat (25/9/2020).

Menteri Kehutanan Republik Korea Park Chong Ho menegaskan bahwa Indonesia merupakan mitra kerjasama terpenting di bidang kehutanan.

Sebagai gambaran, investasi hutan tanaman di Indonesia oleh 15 perusahaan Korea mencapai 167 ribu hektar dan sudah melebihi jumlah dari investasi Korea di 9 negara lainnya.

Kerja sama bidang kehutanan antara pemerintah Korea dengan Indonesia juga spesial karena pertama kalinya Korea membuat perjanjian bidang kehutanan dengan Indonesia pada 1987 kemudian pertemuan bilateral bidang kehutanan pertama tahun 1979.Satu satunya atase kehutanan Korea ditempatkan di Jakarta.

Keberhasilan penyelesaian perundingan perjanjian kerja sama Indonesia-Korea dalam beberapa proyek menjadi salah satu dasar keyakinan atas keberlanjutan kerja sama ke depannya.

Beberapa keberhasilan proyek sebelumnya antara lain pembangunan pusat rekreasi Tunak di lombok, pabrik biomassa kayu di Banjar Baru,Kalimantan Selatan dan Proyek REDD plus di Tasik Besar Serkap, Riau.

Siti Nurbaya juga mengapresiasi atas dukungan Korea untuk proyek proyek yang telah selesai dan ia juga senang melihat revitalisasi Korea-Indonesia Forest Center (KFIC) yang merupakan lemnbaga yang memfasilitasi hubungan dan kerjasama kedua negara di bidang kehutanan termasuk proyek yang sudah ada seperti pembibitan sumber benih di Rumpin.

“ Kami juga sedang menjajaki kerjasama di masa depan tentang pengelolaan kebakaran hutan,promosi pemulihan lahan dalam ekowisata dan promosi perdagangan kayu legal,”ujar dia di Jakarta, Minggu (27/9).
 

Ke depannya akan ada kerjasama yang lain seperti peningkatan kapasitas yang melibatkan perguruan tinggi Indonesia  dan Korea.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN