Menu
Sign in
@ Contact
Search
Di sela kegiatan G20 Trade, Industry, and Investment Ministerial Meeting di Bali, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Executive Vice President/Trade Commisioner - European Commission, Valdis Dombrovskis, di Hotel Sofitel, Nusa Dua Bali, Kamis (22/9/2022).

Di sela kegiatan G20 Trade, Industry, and Investment Ministerial Meeting di Bali, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Executive Vice President/Trade Commisioner - European Commission, Valdis Dombrovskis, di Hotel Sofitel, Nusa Dua Bali, Kamis (22/9/2022).

Indonesia-Uni Eropa Dorong Percepatan Penyelesaian Perundingan IEU-CEPA

Kamis, 22 September 2022 | 21:01 WIB
Investor Daily (redaksi@investor.id)

NUSA DUA, investor.id – Di sela kegiatan G20 Trade, Industry, and Investment Ministerial Meeting di Bali, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan pertemuan bilateral dengan Executive Vice President/Trade Commisioner – European Commission, Valdis Dombrovskis, di Hotel Sofitel, Nusa Dua Bali, Kamis (22/9/2022).

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak sepakat untuk mendorong percepatan penyelesaian Perundingan Indonesia – European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).

Sebagai informasi, Uni Eropa merupakan salah satu mitra dagang utama Indonesia, namun nilai perdagangan bilateral dan investasi Indonesia-Uni Eropa belum merefleksikan potensi yang sebenarnya. Nilai perdagangan Indonesia-UE pada 2021 tercatat sebesar US$ 29,03 miliar, meningkat dibandingkan pada 2020 yang sebesar US$ 23,26 miliar.

Baca juga: Jokowi Pastikan Sawit Masuk Perjanjian IEU-CEPA

Sementara itu, pada periode Januari-Juli 2022, nilai perdagangan tercatat sebesar US$ 18,59 miliar atau meningkat 20% dari periode yang sama tahun sebelumnya yakni US$ 15,52 miliar.

Untuk itu, percepatan penyelesaian Perundingan IEU-CEPA menjadi sangat penting karena implementasi dari IEU-CEPA akan mendorong peningkatan transaksi perdagangan dan memberikan manfaat bagi Indonesia dan seluruh negara anggota Uni Eropa.

“Para pemimpin kedua pihak mempunyai komitmen yang kuat untuk segera menyelesaikan masalah-masalah yang masih menjadi ganjalan dalam perundingan IEU-CEPA, terutama penyelesaian di tingkat teknis, dengan melibatkan seluruh pemangku kepentingan,” tegas Menko Airlangga.

Pertemuan tersebut juga membahas mengenai proposal kebijakan Uni Eropa yang diterapkan melalui Green Deal Strategy, khususnya menyangkut Deforestation Free Supply Chain (DFSC), proses sengketa dagang di WTO dan Uni Eropa, Neraca Komoditas, dan Halal Certification.

Baca juga: Apakah Indonesia Bisa Surplus Perdagangan dengan Tiongkok? Yuk, Simak Pandangan Ketua Kadin Arsjad

Lebih lanjut dalam kesempatan tersebut, Airlangga menekankan bahwa Indonesia mencermati langkah Uni Eropa terkait implementasi dari Green Deal Strategy dan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) yang dapat berdampak pada aspek perdagangan antara Indonesia dengan negara-negara anggota Uni Eropa, termasuk langkah penerapannya. Pada pertemuan tersebut juga dibahas terkait sertifikasi halal untuk mendukung industri halal yang melakukan ekspor barang ke Eropa.

Airlangga menyampaikan bahwa Indonesia telah memiliki badan yang menangani sertifikasi halal (BPJPH). Kiranya proses sertifikasi halal untuk produk yang akan dipasarkan di Kawasan negara-negara Uni Eropa dapat didorong melalui kesepakatan saling mengakui atau mutual recognition agreement.

Selanjutnya, pihak Uni Eropa sangat terkesan dan menyampaikan apresiasinya atas upaya dan langkah Pemerintah Indonesia dalam menciptakan kemudahan berusaha dan iklim investasi yang mendukung Foreign Direct Investment (FDI) yang didorong melalui penerapan UU Cipta Kerja. Untuk memperkuat kebijakan dimaksud, Uni Eropa berharap berbagai kendala teknis di lapangan dapat segera dituntaskan.

Dalam kesempatan tersebut, EVP Dombrovskis juga sepakat bahwa hubungan antara kedua pihak sangat penting dan memiliki peluang yang besar. EU juga menginginkan transparansi dalam carbon price.

Baca juga: Ekspor Tekstil RI Bisa Capai US$30 Miliar Jika IEU-CEPA Rampung

Selain itu, Uni Eropa juga memuji peran Indonesia di kawasan dan global melalui ASEAN dan G20, serta menyampaikan dukungan kepada Indonesia dalam forum Internasional lainnya.

Dalam pertemuan tersebut, Menko Airlangga didampingi oleh Menteri Perindustrian, Sesmenko Perekonomian, Sekjen Kemenperin, Dirjen KPAII Kemenperin dan Asdep Kerja Sama Ekonomi Eropa, Afrika dan Timur Tengah Kemenko Perekonomian.

Sementara dari pihak Uni Eropa, hadir bersama EVP Valdis Dombrovskis yakni Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, Head of Cabinet Commissioner for Trade European Commission, dan pejabat terkait.

Editor : Jauhari Mahardhika (jauhari@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com