Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
BPS

BPS

BAHAN MAKANAN DAN TRANSPORTASI DORONG INFLASI MEI 0,68%

Inflasi 2019 Berpotensi di Bawah 3,5%

Arnoldus Kristianus dan Trian Pangastuti, Selasa, 11 Juni 2019 | 08:35 WIB

JAKARTA - Inflasi tahun ini berpotensi di bawah target APBN yang sebesar 3,5%. Laju inflasi yang rendah dapat menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi nasional yang diproyeksikan sebesar 5,3%, sekaligus menjadi salah satu pertimbangan bagi Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suka bunga acuan.

Kendati demikian, pemerintah dan BI harus tetap mewaspadai inflasi Juni 2019 atau pasca-Lebaran, yang kemungkinan lebih tinggi. Apalagi, pada Mei 2019 atau selama Ramadan, inflasi mencapai 0,68% secara bulanan (month to month/mtm) atau di atas ekspektasi sebesar 0,47%.

Suhariyanto. Foto: IST
Suhariyanto. Foto: IST

 

Hal itu dikemukakan Gubernur BI Perry Warjiyo, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kecuk Suhariyanto, Kepala Pusat Kebijakan Ekonomi Makro Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Adrianto, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (UI) Ari Kuncoro, Project Consultant Asian Development Bank Institute (ADBI) Eric Alexander Sugandi, dan Kepala Ekonom BNI Ryan Kiryanto. Mereka memberikan keterangan secara terpisah di Jakarta, Senin (10/6).

Suhariyanto mengatakan, kenaikan harga bahan makanan dan tiket transportasi menjadi penyebab terjadinya inflasi sebesar 0,68% pada Mei 2019.

Jika dilihat secara faktor musiman (seasonal demand), lanjut dia, faktor bulan Ramadan dan perayaan hari raya Lebaran ikut mendorong inflasi. Ia menjelaskan lebih lanjut, tingkat inflasi tahun kalender (Januari–Mei) 2019 sebesar 1,48% dan tingkat inflasi tahun ke tahun (Mei 2019 terhadap Mei 2018) sebesar 3,32%.

“Untuk inflasi Mei sebesar 0,68%, catatan utama yaitu terjadinya inflasi kenaikan harga cabai merah, daging ayam ras, bawang putih, dan tarif transportasi,” ucap Suhariyanto saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (10/6).

Baca selengkapnya di https://subscribe.investor.id/

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA