Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Agung Firman Sampurna

Agung Firman Sampurna

Ini 3 Rekomendasi BPK untuk Implementasi SDGs

Rabu, 23 Juni 2021 | 22:00 WIB
Arnoldus Kristianus (arnoldus.kristianus@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) merekomendasikan tiga hal untuk pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs). Dalam kajian yang dilakukan BPK tentang pencapaian  SDGs ada tiga hal yang harus diperhatikan yaitu memastikan pengungkapan keberlanjutan sumber daya, keselarasan informasi capaian tujuan target, dan proses penyusunan Voluntary National Review (VNR) SDGs tahun 2021.

Ketua BPK Agung Firman Sampurna mengatakan hasil review VNR SDGs tahun 2021 memiliki  kesinambungan dari hasil reviu  sebelumnya serta hasil pemeriksaan BPK terkait persiapan pemerintah dalam  pencapaian dan implementasi SDGs yang telah disampaikan.

“Tindak  lanjut dari hasil pemeriksaan dan review BPK tersebut akan  terus  kami pantau bersama untuk pencapaian SDGs yang lebih baik  dan sesuai dengan target VNR yang semakin berkualitas,” ucap Agung dalam acara Penyerahan LHR atas VNR SDGs Indonesia Tahun 2021 pada Rabu (23/6).

Adapun tema VNR SDGs  Tahun 2021 adalah “Sustainable and  resilient recovery from the Covid-19 pandemic for the achievement of  the  2030  Agenda”. Menurut Agung tema  ini sangat  relevan  dan  kontekstual dengan situasi penuh ketidakpastian yang sedang dihadapi saat ini. Situasi ini dikenal dengan era VUCA (volatility,  uncertainty,   complexity,  ambiguity)atau  era TUNA (turbulent, uncertain, novel, ambiguous). Kondisi ini juga disertai disrupsi inovasi yang membawa Indonesia memasuki adaptasi kebiasaan baru atau great reset dengan berbagai peluang, tantangan, dan harapan akan keberlangsungan dan capaian agenda 2030.

“Tema VNR SDGs Tahun 2021 sangat tepat maknanya dan menjadi tonggak bersejarah, apabila sustainable and resilient recovery from Covid-19 berhasil dikelola dan dilaksanakan dengan baik secara bersama-sama,” kata Agung.

Suharso Monoarfa
Suharso Monoarfa

Sementara itu Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional  (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional  (Bappenas) Suharso Monoarfa mengapresiasi review yang dilakukan BPK tersebut. Proses pembahasan dalam reviu tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesepahaman bersama terhadap  kerangka perencanaan pembangunan yang mengintegrasikan SDGs dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Kami juga membuka secara umum kepada seluruh pemangku kepentingan menyampaikan good practices yang terkait  dengan pencapaian SDG dalam penanganan dan pemulihan pandemi Covid-19,” ucapnya.

Penyusunan VNR dilaksanakan dengan senantiasa menerapkan prinsip inklusif dan no one left behind dengan memastikan keterpilahan data dan human life perspective. Serta  mengintegrasikan dimensi sosial, ekonomi, lingkungan, dan hukum.

“Dalam pelaksanaan dan pencapaian sasaran dilakukan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan sebagai instrumen,” ucapnya.

Dia mengatakan  analisis VNR   2021 berfokus pada dampak pandemi  covid 19 dari pencapaian ke-9 tujuan SDGs yang menjadi fokus analisis sebagaimana dituangkan pada kerangka berpikir yang selaras dengan rencana kerja pemerintah tahun 2021 yaitu kebijakan penanggulangan dan pemulihan ekonomi nasional melalui: reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem pendidikan sosial, pemulihan industri pariwisata dan investasi menuju ekonomi hijau, serta sistem ketahanan bencana.

“Kebijakan penanggulangan pandemi dan pemulihan ekonomi nasional telah selaras dengan upaya pencapaian SDGs di Indonesia,” pungkas Suharso.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN