Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkeu Sri mulyani memberikan penjelasan terkait vaksin Covid-19 yang tiba di tanah air, Minggu malam (6/12/2020). Sumber: BSTV

Menkeu Sri mulyani memberikan penjelasan terkait vaksin Covid-19 yang tiba di tanah air, Minggu malam (6/12/2020). Sumber: BSTV

Ini 5 Langkah Pemerintah Tangani Pandemi Covid-19

Selasa, 19 Januari 2021 | 15:29 WIB
Triyan Pangastuti

JAKARTA, investor.id -- Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, pemerintah terus melakukan penanganan pandemi Covid-19 melalui lima langkah. Pertama, meningkatkan kapasitas tempat tidur di beberapa rumah sakit baik di daerah maupun di pusat.

"Kita sudah melihat beberapa daerah mengalami peningkatan dan oleh karena itu kebutuhan ruang isolasi dan juga ruang perawatan menjadi meningkat," kata Menkeu dalam rapat kerja bersama dengan Komisi IV DPD RI, Selasa (19/1).

Untuk menambah kapasitas, Sri Mulyani telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk menginstruksikan seluruh rumah sakit baik BUMN, swasta, dan rumah sakit daerah lainnya agar memberikan tambahan kapasitas untuk tempat tidur bagi perawatan pasien Covid-19.

Kedua, pemerintah juga bakal memanfaatkan fasilitas isolasi terpusat bagi pasien gejala ringan dan tanpa gejala. Sementara untuk pasien gejala ringan dan tanpa gejala dapat dirujuk turun ke fasilitas isolasi terpusat misalnya di Wisma Atlet asrama haji, gedung diklat, hotel-hotel dan lain-lain.

“Kita juga memanfaatkan berbagai fasilitas isolasi untuk mereka yang gejala ringan dan tanpa gejala,” ujarnya.

Ketiga, pemerintah menambah jumlah tenaga kesehatan untuk membantu penanganan Covid-19 di Indonesia. Bahkan di minggu pertama Januari, pemerintah telah merelaksasi regulasi STR yakni 10.000 perawat bisa langsung bekerja di RS tanpa harus menunggu keluarnya STR. Kemudian, beberapa RS seperti RSCM dan RS Fatmawati masih bisa menambah ruangan tetapi kekurangan perawat.

Oleh karena itu, pemerintah menambah setidaknya 8.572 tenaga kesehatan akan diperbantukan di 148 fasilitas kesehatan yang tersebar di Tanah Air. Rinciannya, 917 dokter umum, 448 dokter spesialis, 5.295 perawat, dan 1.912 tenaga kesehatan lainnya.

"Tenaga kerja kesehatan yang merupakan titik yang luar biasa mendapatkan tekanan luar biasa. Jumlah dokter perawat spesialis kita yang meninggal juga meningkat dan oleh karena itu perlu adanya sesuatu dukungan yang penuh kepada tenaga kesehatan dan menghadapi tekanan yang luar biasa," paparnya.

Keempat, Kementerian Keuangan pun siap mengalokasikan anggaran secara penuh untuk menjamin ketersediaan obat-obatan, alat kesehatan. Kelima, standardisasi implementasi protokol kesehatan dan tata pelaksanaan Covid-19.

“Kita terus selenggarakan dan berikan anggaran penuh untuk obat-obatan dan alat kesehatan dan standardisasi implementasi protokol kesehatan dan tata pelaksanaan Covid. Jadi sekarang sudah distandardisasi kalau Anda di Jakarta, Semarang atau di luar Jawa semua hadapi, kalau kondisi ini standar pelayanan sebagai berikut dan itu dilakukan oleh Kemenkes,” tuturnya.

Editor : Nurjoni (nurjoni@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN