Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ananta Wiyogo, Direktur Utama PT  Sarana Multigriya Finansial (Persero), dalam diskusi Sesi 6 di hari ke-2 forum Investor Daily Summit 2021, Rabu (14/7/2021). IDS 2021 bertema Mengakselerasi Momentum Pertumbuhan merupakan rangkaian HUT Investor Daily ke-20 Tahun. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Ananta Wiyogo, Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), dalam diskusi Sesi 6 di hari ke-2 forum Investor Daily Summit 2021, Rabu (14/7/2021). IDS 2021 bertema Mengakselerasi Momentum Pertumbuhan merupakan rangkaian HUT Investor Daily ke-20 Tahun. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

INVESTOR DAILY SUMMIT 2021

Ini Langkah SMF Dukung Sektor Perumahan

Rabu, 14 Juli 2021 | 22:32 WIB
Imam Mudzakir (imam_koran@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pandemi Covid-19 yang terus meningkat dan penerapan pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berdampak kepada pengembangan sektor properti. Karena itu PT SMF melakukan berbagai langkah dan strategi agar sektor properti masih terus tumbuh dan berjalan.

Menurut Direktur Utama PT Sarana Multigriya Finansial (persero) Ananta Wiyogo, strategi yang harus dijalankan perseroan adalah dengan bersinergi dengan kementerian atau lembaga untuk mendukung program pemerintah di bidang perumahan. Misalnya dengan program perluasan penyaluran subsidi perumahan (KPR program subsidi) dalam hal ini dengan PPDPP Kementerian PUPR.

“Kita harus konsisten bersama PPDPP dalam penyaluran rumah subsidi yang mentargetkan 157.00 unit rumah dan dana yang sudah digelontorkan antara pemerintah dan kita sudah mencapai Rp 23 triliun,” kata Ananta Wiyogo, dalam acara Investor Daily Summit (IDS) 2021 Sesi 6 bertema Kebangkitan Investasi Properti, yang disiarkan secara daring, Rabu (14/7).

Sesi 6 di hari ke-2 forum Investor Daily Summit 2021, Rabu (14/7/2021). IDS 2021 bertema Mengakselerasi Momentum Pertumbuhan merupakan rangkaian HUT Investor Daily ke-20 Tahun. Foto: Investor Daily/David Gita Roza
Sesi 6 di hari ke-2 forum Investor Daily Summit 2021, Rabu (14/7/2021). IDS 2021 bertema Mengakselerasi Momentum Pertumbuhan merupakan rangkaian HUT Investor Daily ke-20 Tahun. Foto: Investor Daily/David Gita Roza

Ananta mengatakan, SMF juga bekerjasama dalam pembiayaan perumahan untuk pekerja di sektor informal dalam hal ini kredit mikro dan inisiasi program baru untuk mendukung keterjangkauan pemilikan rumah bagi MBR. “Seperti memberikan kredit buat merenovasi rumah dengan penyalur KPR,” ujarnya.

Selain itu, SMF memberikan bantuan kepada developer yang membangun rumah subsidi. Sebagai agen PEN, SMF tetap aktif melakukan pembiayaan jangka panjang kepada lembaga penyalur baik konvensional maupun syariah.

Menurut Ananta, implikasi dari dampak Pandemi Covid ini terlihat jelas di sektor perumahan, karena terkait ketidakpastian berakhirnya pandemi. Sehingga banyak pengembang memilih untuk lebih fokus pada penjualan stok rumah yang belum terjual. Kemudian konsumen memilih untuk menahan melakukan konsumsi.

Hal ini terlihat dari indeks penjualan ritel sebesar 12,9% (yoy) mengalami penurunan dan dana pihak ketiga yang terhimpun di bank mengalami kenaikan. Dari sisi perbankan kata ananta bahwa dengan besarnya dana pihak ketiga yang terhimpun dan pemulihan ekonomi yang terhambat, menyebabkan kesulitan bagi bank untuk menyalurkan KPR. Apabila terjadi penyaluran KPR, maka bank akan sangat berhati-hati dalam penyalurannya. 

Satu sisi kendala yang dihadapi di lapangan dalam penyaluran pembiayaan perumahan adalah 59,6% atau sekitar 78,14 juta masyarakat Indonesia masih bekerja secara informal dan hanya 40,6% bekerja secara formal.

SMF sampai saat ini, telah menyalurkan dari pasar modal ke pasar pembiayaan primer perumahan mencapai Rp69,15 triliun. Dimana dana tersebut berasal dari Rp 56,20 triliun akumulasi penyaluran pinjaman, Rp 12,78 triliun akumulasi transaksi sekuritisasi, Rp 156 miliar akumulasi pembelian KPR dan Rp9,32 x akumulasi aliran dana kepada penyalur KPR dibandingkan modal disetor SMF.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN