Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam webinar Membangun Ketauladanan Bung Hatta, Rabu, 11 Agustus 2021.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dalam webinar Membangun Ketauladanan Bung Hatta, Rabu, 11 Agustus 2021.

Ini Strategi Sandiaga Uno Pulihkan Sektor Parekraf

Rabu, 11 Agustus 2021 | 17:19 WIB
Herman

JAKARTA, investor.id  – Pandemi Covid-19 telah memukul banyak sektor usaha, salah satunya sektor pariwisata yang mengandalkan mobilitas masyarakat. Untuk sektor ekonomi kreatif sendiri, walaupun cenderung stabil juga mengalami kontraksi.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno menyampaikan, ada tiga pilar utama yang saat ini difokuskan untuk memulihkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf), yakni inovasi, adaptasi, dan kolaborasi. 

Untuk pilar inovasi, antara lain melalui pemanfaatan big data untuk memetakan potensi berbagai aspek di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selanjutnya adalah inovasi 360 derajat sebagai dasar percepatan pengembangan lima destinasi super prioritas, inovasi segmen sasaran, paket wisata, produk atraksi, aksesibilitas dan aktivitas.

“Inovasi ini melalui pendekatan big data, artificial intelligence, machine learning, tools-tools yang kita pakai, internet of things, agar pariwisata ini bisa lebih berkualitas dan berkelanjutan lingkungan,” kata Sandiaga Uno dalam webinar “Membangun Ketauladanan Bung Hatta”, Rabu (11/8/2021).

Pilar kedua yakni adaptasi, yaitu dengan mematuhi penerapan protokol CHSE (cleanliness, health, safety dan environment sustainability) di destinasi pariwisata sebagai new normal. Selain itu, vaksinasi juga menjadi bagian penting dari pilar adaptasi.

“Dengan angka vaksinasi yang lebih tinggi, kita akan lebih tangguh menghadapi volatilitas yang dihadirkan oleh varian-varian baru Covid-19,” kata Sandiaga.

Selanjutnya yang menjadi pilar ketiga adalah kolaborasi, di mana Kemenparekraf berperan sebagai fasilitator aktif, berkolaborasi dengan ekosistem parekraf untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : BeritaSatu.com

BAGIKAN